Logo Bloomberg Technoz

Shell Akan Tutup 1.000 SPBU, Pertamina Justru Bakal Tambah

Dovana Hasiana
28 March 2024 12:50

Suasana pengisian BBM di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (1/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Suasana pengisian BBM di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (1/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina (Persero) berencana menambah jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanah Air, pada saat Shell Plc justru berencana menutup 1.000 SPBU miliknya di seluruh dunia pada 2024 dan 2025.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan rencana penambahan SPBU dilakukan karena Pertamina merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki mandat untuk mendistribusikan dan memberikan keadilan energi bagi masyarakat.

Terlebih, kata Fadjar, saat ini cakupan energi nasional belum 100%, yakni masih berada pada kisaran 98% hingga 99%.

“Bedanya antara perusahaan swasta dengan BUMN, kalau BUMN tidak hanya memandang profit semata. Ke depan, justru kita masih sangat berpeluang menambah jumlah SPBU, terutama di daerah-daerah yang belum ada,” ujar Fadjar kepada Bloomberg Technoz, saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2024) petang.

Makanya, sekarang kita mulai dari Pertashop [outlet penjualan Pertamina berskala tertentu] dari mulai lingkup kecil. Pertashop di setiap desa, wilayah terpencil, kita kerja sama juga dengan Pertashop.”