REAL COUNT PILPRES 2024

Diperbarui: 26 Feb 2024 | 13:50 WIB

KOMISI PEMILIHAN UMUM

Data Masuk: 77.13%

01. Anies - Muhaimin

24.44%

02. Prabowo - Gibran

58.84%

03. Ganjar - Mahfud

16.72%

QUICK COUNT PILPRES 2024

01. Anies - Muhaimin
25.21%
02. Prabowo - Gibran
58.06%
03. Ganjar - Mahfud
16.73%

Data Masuk: 99.9%

01. Anies - Muhaimin
25.13%
02. Prabowo - Gibran
58.51%
03. Ganjar - Mahfud
16.36%

Data Masuk: 100%

01. Anies - Muhaimin
25.06%
02. Prabowo - Gibran
59.08%
03. Ganjar - Mahfud
15.86%

Data Masuk: 100%

Disclaimer: Bloomberg Technoz bekerja sama dengan beberapa lembaga survei untuk menampilkan hasil hitung cepat atau quick count. Lembaga-lembaga tersebut sah secara hukum dan aturan berdasarkan Keputusan KPU No.1035/2023 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran Lembaga Survei atau Jajak Pendapat dan Penghitungan Cepat Hasil Pemilu Tahun 2024. Namun, Bloomberg Technoz maupun Bloomberg Media tidak bertanggung jawab atas validasi data serta hasil hitung cepat dari lembaga survei tersebut.

Logo Bloomberg Technoz

Penderitaan di Gaza Buat Kamala Harris Sedih, Siap Cari Solusi

News
03 December 2023 08:00

Wakil Presiden AS Kamala Harris. (Dok: Bloomberg)
Wakil Presiden AS Kamala Harris. (Dok: Bloomberg)

Akayla Gardner - Bloomberg News

Bloomberg, Wakil Presiden AS Kamala Harris mengatakan terlalu banyak warga sipil Palestina yang meninggal dan menyebut gambaran penderitaan di Gaza sangat “menyedihkan” pada hari Sabtu ketika pertempuran antara Israel dan Hamas semakin intensif setelah berakhirnya perjanjian gencatan senjata seminggu.

Harris, setelah melakuakan pertemuan dengan pemimpin Arab di Dubai, mengatakan bahwa sementara AS terus mendukung hak Israel untuk bertahan, dan menyalahkan Hamas atas berakhirnya jeda pertempuran, dia juga prihatin dengan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk.

"Presiden Biden dan saya juga sudah jelas mendukung Israel, baik secara publik maupin pribadi, berkali-kali: ketika Israel melakukan pembelaan diri, cara tersebut penting,” ujar Harris.

“Amerika Serikat juga tegas bahwa hukum humaniter internasional harus dihormati. Terlalu banyak warga Palestina yang tak bersalah telah tewas. Sejujurnya, tingkat penderitaan warga sipil dan gambar serta video yang datang dari Gaza sangat menghancurkan."