Logo Bloomberg Technoz

Bulog Alihkan Beras Cadangan Jadi Komersil, Harga Rp13.900/Kg

Dovana Hasiana
17 November 2023 20:40

Bongkar muat beras bulog impor dari Vietnam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (12/10/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Bongkar muat beras bulog impor dari Vietnam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (12/10/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perum Bulog mendapat penugasan baru dari pemerintah, yakni mengalihkan 200 ribu ton cadangan beras pemerintah (CBP) untuk dijual secara komersial melalui penggilingan padi dan distributor atau pedagang beras besar.

Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita mengatakan pelaku penggilingan padi atau distributor bisa menjual beras yang berasal dari CBP dengan harga beras premium, tapi tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) Rp13.900/kilogram.

Febby mengatakan, upaya ini dilakukan untuk membantu penggilingan padi yang akhir-akhir ini gulung tikar karena kekurangan bahan baku. 

“Sementara (penerapannya) sampai Desember saja, kalau memang masih diperlukan, Januari dan Februari belum panen, kami coba bahas di rapat terbatas bersama pemerintah,” ujar Febby saat ditemui usai agenda Pelayanan Publik dalam Kebijakan Perberasan Menjelang Tahun Pemilu 2024, di Jakarta, Jumat (17/11/2023).

Selain untuk membantu penggilingan padi, penugasan ini juga dilakukan untuk menekan harga beras premium yang saat ini sudah melambung tinggi di atas HET, yakni pada level Rp16.000/kg.