Logo Bloomberg Technoz

ESDM Ungkap Kendala RI untuk Punya PLTN Perdana 2032

Sultan Ibnu Affan
06 November 2023 10:40

Ilustrasi energi nuklir. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi energi nuklir. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) perdana pada 2032 masih terbentur beberapa regulasi, serta keberterimaan masyarakat.

Menurutnya, hingga kini masih banyak kalangan masyarakat yang minim edukasi soal pemanfaatan energi nuklir dan memandang bahan radioaktif sebagai sesuatu yang berbahaya sehingga menimbulkan kekhawatiran.

"Sekarang ini, PLTN memang salah satu energi baru yang selama ini masyarakat masih khawatir pemanfaatannya. Kami memperkirakan dengan keandalan teknologi saat ini, misal, Prancis, 80% energinya sudah dari nuklir, aman-aman saja," ujar Arifin saat ditemui di kantornya, dikutip Senin (6/11/2023).

Selain itu, Arifin mengatakan beberapa negara lain – seperti Amerika Serikat (AS), Rusia, hingga Korea Selatan (Korsel) – pun saat ini telah menggunakan teknologi reaktor modula kecil atau small modular reactors (SMR) terapung, yang diklaim lebih aman dan minim bahaya.

"Kita harus buat kebijakan lagi terkait dengan mekanisme pemanfaatan energi listrik dari nuklir ini," ujarnya seraya memastikan Pemerintah Indonesia pun kini telah mulai serius menggodok regulasi pemanfaatan energi nuklir.