Logo Bloomberg Technoz

WHOOSH Melesat Saat Proyek Kereta Cepat Malaysia Masih Mangkrak

Angga Indrawan
02 October 2023 15:30

Logo kereta cepat Jakarta-Bandung WHOOSH./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana
Logo kereta cepat Jakarta-Bandung WHOOSH./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia resmi memiliki transportasi massal kereta cepat, usai Presiden Joko Widodo meresmikan  beroperasinya WHOOSH, Senin (2/10/2023). WHOOSH akan melayani perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dengan durasi hanya 40 menit.

Proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dianggap progresif, jika dibandingkan proyek yang sama yang telah digagas negeri jiran: Malaysia dan Singapura. Proyek yang digagas sejak 2013 tersebut akhirnya hingga hari ini mangkarak usai kedua negara membatalkan kerja sama.

High Speed Railway (HSR) di Malaysia mestinya bakal menghubungkan Kuala Lumpur dengan Jurong, berjarak 350 kilometer. Memangkas perjalanan Malaysia menuju Singapura yang biasanya memakan waktu empat jam, menjadi 40 menit. Proyek ini pernah diperkirakan menelan biaya sekitar US$17 miliar atau Rp257 triliun.

Proyek kereta cepat kedua negara itu mesti berakhir pada 2020 kala pandemi melanda kedua negara. Malaysia akhirnya meminta proyek disudahi, dengan kompensasi mereka harus membayar lebih dari Sin$ 102 juta dolar kepada Singapura. Salah satu alasan yang muncul: pesimisme Malaysia soal balik modal jika proyek itu dilanjutkan.

Pada awal bulan lalu, Pemerintah Malaysia mengatakan tidak ada keputusan negara untuk melanjutkan. Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke dalam laporan sejumlah media lokal mengatakan masih terbuka untuk menerima proposal mega proyek dari pihak swasta, yang penting tak ada uang negara yang keluar.