Logo Bloomberg Technoz

Lebih jauh Mirae menggambarkan industri reksa dana tetap punya prospek bagus di masa mendatang.  Total pengelolaan investasi atau dana kelolaan (AUM) reksa dana dalam negeri juga bisa tembus Rp 1.000 triliun dalam tiga tahun ke depan. “Bahkan lebih cepat lagi,” Mirae menyatakan kepercayaan dirinya.

Kelapa Eksekutif Pengawasa Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi menjelaskan dana kelolaan industri reksa dana sampai dengan 30 Desember 2022 mencapai Rp 504,8 triliun. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya yang sudah menyentuh Rp 578,4 triliun. Sampai dengan akhir Januari kemarin dana kelolaan kembali meningkat pada posisi Rp 512,7 triliun.

Menurut Arief, tahun ini jadi momentum pertumbuhan pada industri reksa dana. Hal ini ditopang oleh inovasi teknologi informasi dari para pelaku dengan menjamurnya industri fintech. Faktor pendorong lain adalah literasi teknologi masyarkaat yang meningkat.

“Dengan inovasi IT, kami meyakini target industri reksa dana Rp 1.000 triliun pada 2027 akan mudah tercapai, bahkan bisa lebih cepat lagi,” tutur dia.

Mirae juga menyebut  asset under administration (AUA) reksa dana perusahaan akan tumbuh lebih cepat daripada pertumbuhan industri yang mencatatkan pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) 10% dalam 10 tahun terakhir. Tahun lalu, AUA Mirae Asset tumbuh 100% dari Rp 500 miliar menjadi Rp 1 triliun.

(wep/bbn)

No more pages