Logo Bloomberg Technoz

“Untuk saat ini, The Fed tampaknya nyaman bersikap sabar karena kondisi keuangan secara umum berkembang sesuai dengan ekspektasi,” kata Luis Alvarado dari Wells Fargo Investment Institute. “Namun, kesabaran tidak boleh disamakan dengan sikap berpuas diri.”

Warsh juga mengatakan bank sentral akan menerapkan jadwal pertemuan yang disesuaikan secara bertahap. Tahun depan, pemungutan suara untuk menentukan suku bunga direncanakan berlangsung dalam tujuh dari delapan pertemuan.

Menurut Tony Miano dari Wells Fargo Investment Institute, jadwal pertemuan baru The Fed tampaknya sejalan dengan dorongan Warsh untuk mengurangi panduan kebijakan ke depan (forward guidance) dan mengurangi frekuensi pemberian sinyal kepada pasar.

“Perubahan terbesar dari The Fed hari ini bukan terletak pada suku bunga kebijakan, melainkan pada kalender pengambilan keputusan ke depan,” kata Ian Lyngen dari BMO Capital Markets. “Pertanyaan paling relevan saat ini adalah pertemuan mana yang akan digunakan untuk membahas hal-hal selain kemungkinan perubahan suku bunga.”

Lyngen menambahkan, jika tidak ada hal lain, obligasi pemerintah AS bertenor pendek menguat karena Warsh meninggalkan kesan bahwa satu kali kenaikan suku bunga pada September sejauh ini telah efektif. Menurutnya, hal itu mengindikasikan bahwa setelah kenaikan pada Desember, kenaikan suku bunga ketiga mungkin tidak lagi diperlukan.

Meski para traders tetap memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember, mereka mengurangi taruhan terhadap kenaikan tambahan pada 2027. Pasar kontrak berjangka kini tidak lagi sepenuhnya memperhitungkan tiga kenaikan suku bunga tambahan dalam siklus ini.

(bbn)

No more pages