Logo Bloomberg Technoz

Kemenhub Catat 2.458 Penerbangan Terdampak Karhutla

Muhammad Fikri
18 October 2026 10:30

Penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Foto oleh Dimas Ardian/Bloomberg.
Penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Foto oleh Dimas Ardian/Bloomberg.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 2.458 penerbangan berjadwal dalam negeri terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 11 Agustus hingga 17 Oktober 2026. Jumlah tersebut bertambah 437 penerbangan dari posisi 13 Oktober 2026 sebanyak 2.021 penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa mengatakan kabut asap akibat karhutla berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia, dengan gangguan yang meluas hingga Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara.

“Asap menurunkan jarak pandang di sekitar bandar udara, sehingga dapat menyebabkan keterlambatan, penundaan, hingga pembatalan penerbangan. Setiap keputusan operasional diambil dengan mengutamakan keselamatan,” ujar Lukman dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).


Berdasarkan data Kemenhub, dari total penerbangan terdampak, sebanyak 1.080 penerbangan mengalami keterlambatan (delay) dan 1.324 penerbangan dibatalkan atau ditunda (cancelled/postponed).

Selain itu, sebanyak 22 penerbangan dialihkan ke bandar udara lain (divert), enam penerbangan kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/RTB), dan 26 penerbangan dimajukan jadwalnya (advance).