Alasan Celah Fraud BI-FAST Terbuka Lebar
Ibnu Affan
17 October 2026 18:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pakar teknologi informasi (IT) dan keamanan siber Alfons Tanujaya memberikan pandangan soal adanya temuan lemahnya sistem deteksi transaksi fraud pada BI-FAST dalam sistem pengendalian internal Bank Indonesia.
Alfons mengatakan, meski sistem tersebut memberikan efisiensi yang cukup besar dalam transaksi antarbank, hal itu turut memberikan kerentanan eksploitasi apabila ada sejumla bank yang terhubung punya sistem keamanan lemah.
"Karena institusi keuangan yang terkoneksi sangat banyak, maka ancaman terhadap eksploitasi sangat tinggi," kata Alfons saat dihubungi, Sabtu (17/10/2026).
Alfons menjelaskan, sistem BI FAST merupakan jaringan yang saling terhubung dan tidak bergantung pada sistem utama. Tingkat keamanannya sangat bergantung pada sistem mitigasi perbankan yang berkaitan.
Dalam keamanan teknologi informasi, menurutnya, hal itu disebut sebagai weakest link, sebuah titik terlemah yang dapat dimanfaatkan penyerang unutk menembus sistem yang lebih luas.




























