Manchester United Masih Terlilit Utang Rp23 T Walau Berhemat
Redaksi
24 September 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Klub sepak bola Manchester United masih memiliki utang di atas £1 miliar (Rp23 triliun) meski Sir Jim Ratcliffe telah melakukan berbagai langkah pemangkasan biaya.
Dilansir BBC, Manchester United yang kini berada di posisi ke-12 klasemen, mencatat pendapatan £677,6 juta dan laba operasional £22,6 juta pada musim lalu. Angka tersebut menunjukkan perubahan besar dibandingkan dengan kerugian £113,2 juta pada musim 2023-2024.
Beban keuangan bersih untuk tahun tersebut mencapai £69,6 juta, melonjak 228,3%. United mengatakan sebagian besar kenaikan tersebut disebabkan oleh kerugian akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.
Selain itu, Manchester United juga mengonfirmasi telah menggunakan £63,5 juta dari tambahan utang sebesar US$125 juta (£94,14 juta) yang ditambahkan ke utang historis klub dalam proses refinancing pada musim panas untuk membeli lahan bagi pembangunan stadion baru. Klub belum menjelaskan penggunaan sisa dana tersebut. Stadion baru itu sendiri diperkirakan menelan biaya lebih dari £2 miliar.
Dengan demikian, total utang klub, meski turun dari £1,3 miliar pada akhir Desember, masih berada di atas £1 miliar. Utang tersebut terdiri atas utang historis yang kini mencapai £577,6 juta, £111,4 juta yang masih terutang melalui fasilitas kredit bergulir, serta biaya transfer pemain yang belum dibayarkan. Sumber klub mengatakan komponen terakhir tersebut mencakup sekitar 75% dari £473 juta yang tercatat sebagai utang usaha dan utang lainnya (trade and other payables).

































