Logo Bloomberg Technoz

Penjualan di Pusat Ponsel Melambat Efek Lonjakan Harga Perangkat

Merinda Faradianti
24 September 2026 07:25

Suasana sentra perdagangan HP Ponsel di ITC Kuningan. Perangkat ponsel alami kenaikan harga 10-20% efek kelangkaan chip. (Bloomberg Technoz/Merinda)
Suasana sentra perdagangan HP Ponsel di ITC Kuningan. Perangkat ponsel alami kenaikan harga 10-20% efek kelangkaan chip. (Bloomberg Technoz/Merinda)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga rata-rata perangkat ponsel  atau smartphone di pasar Indonesia mengalami kenaikan sepanjang 2026 efek dari krisis chip yang terjadi di seluruh dunia. Pada pedagang sudah mengeluhkan bahwa kini sulit mencari ponsel dengan harga di bawah Rp2 juta.

Salah satu pedagang ponsel di ITC Kuningan, Asep Saputra, saat ditemui Bloomberg Technoz, bercerita kenaikan harga mulai terasa sejak awal tahun 2026. Pada perkembangannya bahkan lonjakan semakin tampak dalam dua bulan terakhir.

“Android sekarang yang Rp1,5 juta sudah nggak ada. Sekarang paling Rp2 jutaan, Rp2,2 juta,” cerita Asep, seperti dirangkum Kamis (24/9/2026).


Tak hanya Android, kenaikan harha juga terasa pada perangkat iPhone. Asep mencontohkan, harga iPhone 17 base model yang sebelumnya berada di kisaran Rp17 juta kini sudah mendekati Rp20 juta. Kenaikan tersebut semakin terasa pada Agustus-September 2026 ini.

Kenaikan harga itu pun mulai memengaruhi permintaan, di mana penjualan produk baru cenderung menurun lantaran konsumen mempertimbangkan harga yang makin tinggi, diakui Asep. Tak ayal, konsumen kemudian beralih mencari perangkat bekas.