Logo Bloomberg Technoz

PASAR ENERGI

Goldman Prediksi Impor Minyak China Tetap Lesu pada Q4-2026

News
23 September 2026 17:10

Ilustrasi kilang minyak. Perang Iran Vs Amerika kian membuat suram pasar energi dunia. dok: Bloomberg
Ilustrasi kilang minyak. Perang Iran Vs Amerika kian membuat suram pasar energi dunia. dok: Bloomberg

Rong Wei Neo - Bloomberg News

Bloomberg, Impor minyak China kemungkinan akan tetap lesu dalam beberapa bulan mendatang jika harga minyak mentah tetap tinggi, menurut Goldman Sachs Group Inc. Kondisi ini berpotensi membatasi kenaikan harga lebih lanjut.

Impor akan meningkat "hanya secara moderat" sekitar 600.000 barel per hari pada kuartal keempat dibandingkan tiga bulan sebelumnya, ungkap bank tersebut dalam catatan yang disusun oleh para analis, termasuk Yulia Zhestkova Grigsby dan Daan Struyven.


Pasar memandang pemulihan tajam dalam pembelian oleh China sebagai pemicu potensial bagi "kenaikan harga minyak yang jauh lebih tinggi," tetapi hal ini kecil kemungkinan terjadi, menurut bank tersebut.

Impor Minyak Mentah China Meningkat dari Level Terendah Akibat Perang. (Bloomberg)

"Akibatnya, kami tetap memandang kemungkinan eskalasi serangan terhadap infrastruktur produksi dan ekspor minyak mentah di Timur Tengah—bukan kenaikan impor China—sebagai risiko utama yang dapat mendorong kenaikan harga minyak mentah di atas perkiraan kami," kata mereka.