Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebut pasar merespons positif terhadap pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara. Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada langkah dan kebijakan awal Menteri Keuangan baru, khususnya terkait arah pengelolaan fiskal dan upaya menjaga kredibilitas keuangan negara.
Di sisi eksternal, perhatian juga mengarah pada rapat bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang hasilnya akan diumumkan pada Kamis (17/9/2026) dini hari waktu Indonesia. Pasar memperkirakan Gubernur Kevin Warsh dan sejawat akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4%.
Secara teknikal, IHSG membentuk dragonfly doji setelah sempat menguji support 6.390 dan bertahan di atas MA20 6.545, mengindikasikan potensi technical rebound. Namun momentum masih terbatas seiring bearish crossover MACD.
“IHSG berpeluang menguji kembali 6.585–6.605 sebagai resistance terdekat sekaligus area penutupan gap. Sementara 6.390 menjadi support utama dan 6.220 sebagai support berikutnya,” papar BRIDS.
Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah UNTR, COCO, dan BBNI.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut pergantian Menteri Keuangan diharapkan dapat mengembalikan kredibilitas dan konsistensi fiskal, sehingga dapat mengembalikan kepercayaan investor domestik dan global terhadap ekonomi makro dan pasar keuangan Indonesia.
Jika hal tersebut terjadi, diharapkan dapat mendorong terjadinya arus modal masuk sehingga nilai tukar rupiah menguat, yield SBN mengalami penurunan, serta IHSG lebih stabil. Bagi bursa saham, dampak jangka pendek diperkirakan akan cenderung fluktuatif. Sedangkan dampak jangka panjang, investor akan menantikan realisasi kebijakan yang diterapkan.
“Pergantian pos Menteri Keuangan ini diharapkan akan lebih menjaga kredibilitas dan disiplin fiskal, sehingga menjaga defisit APBN tetap aman di bawah batas 3% PDB,” mengutip analisis Phintraco.
Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BMRI, BBNI, BBRI, TLKM, dan ASII.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu pergantian Menteri Keuangan diharapkan mampu menjaga kredibilitas APBN. Kemudian naiknya harga beberapa komoditas berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.465–6.395 dan resistance 6.600–6.670,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham BMRI, BBNI, ASII, DSNG, BRMS, dan AMMN.
Adapun Panin Sekuritas memproyeksi IHSG berpotensi menguat di tengah–tengah kekhawatiran dan volatilitas yang tinggi di global mengantisipasi kenaikan harga minyak serta ruang kenaikan suku bunga The Fed. Ekspektasi pengangkatan Menteri Keuangan yang baru akan berdampak positif untuk kebijakan fiskal yang lebih pruden, serta ekspektasi nilai tukar rupiah yang lebih stabil seiring lebih stabilnya yield obligasi. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BNGA, CLEO, dan ANTM.
(fad/aji)




























