"Kita tahu bahwa El Niño ini berdampak tidak hanya pada sektor pertanian, tetapi hampir semua sektor termasuk energi," ujar Bahlil.
Menanggapi kekhawatiran ihwal potensi fenomena El Niño yang diprediksi berlangsung hingga Februari, Bahlil menegaskan Kementerian ESDM bersama dengan pemangku kepentingan terkait telah menyusun dan menjalankan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan serta pasokan energi nasional.
"Sudahlah, sudah kita udah mitigasi ya," tutur Bahlil singkat.
Sebelumnya, BP Indonesia memastikan seluruh area dan operasional fasilitas LNG Tangguh dalam kondisi aman dari ancaman kebakaran hutan yang meluas.
Corporate Communications Strategist BP Indonesia Wigra Hanafiah menjelaskan langkah penanganan yang cepat langsung dilakukan begitu titik api terdeteksi demi meminimalkan risiko eskalasi.
“Tim Tangguh telah secara aktif merespons situasi kebakaran hutan tersebut dengan melakukan berbagai upaya mitigasi untuk mencegah api makin mendekati fasilitas kami maupun masyarakat di sekitar area operasi,” ungkap Wigra saat dimintai konfirmasi, Kamis (27/8/2026).
Kebakaran hutan tersebut sebelumnya mulai terdeteksi di beberapa titik yang berada di sekitar area luar perimeter fasilitas Tangguh LNG sejak Jumat malam (21/8/2026).
Meski jarak titik api terbilang dekat dengan kawasan kilang dan permukiman warga, Wigra menyebut tim tanggap darurat perusahaan telah disiagakan untuk melokalisasi kobaran api agar tidak menembus batas aman operasional.
"Untuk mempercepat pemadaman dan pencegahan penyebaran api, BP Indonesia telah berkoordinasi dengan otoritas sektor migas dan penanggulangan bencana termasuk dengan SKK Migas serta Kementerian ESDM," ungkapnya.
Selain itu, BP Indonesia juga telah menjalin kerja sama erat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, aparat keamanan setempat, dan masyarakat sekitar.
Dia menegaskan keselamatan pekerja, kontraktor, dan warga lokal yang bermukim di sekitar area operasi kilang menjadi fokus penanganan utama saat ini.
Untuk itu, seluruh infrastruktur proteksi dan prosedur tanggap darurat terbaik diturunkan untuk menjaga integritas serta keamanan kilang gas alam cair tersebut
Wigra menambahkan tim di lapangan tidak berhenti melakukan pengawasan ketat selama 24 jam penuh. Pemantauan secara berkala terus dilakukan untuk memantau pergerakan angin dan potensi munculnya titik api baru.
“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan respons yang cepat, aman, dan terkoordinasi,” katanya.
Untuk diketahui, peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Distrik Sumuri dan Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, persis di sekitar area fasilitas LNG Tangguh yang dikelola oleh BP Berau Ltd.
Kebakaran ini terdeteksi sejak Jumat malam, (2/8/2026), dan mengobarkan kobaran api serta asap tebal di areal semak belukar hingga lokasi luar pagar perimeter kilang gas.
Ancaman tersebut menjadi perhatian serius karena pergerakan titik api sempat meluas dan berada cukup dekat dengan objek vital nasional tersebut.
Kebakaran terjadi akibat paparan kondisi cuaca ekstrem dan kekeringan yang memicu munculnya titik api pada areal lahan vegetasi semak di luar kompleks produksi.
Mengingat lokasi yang terdampak sangat sensitif dan berisiko tinggi terhadap keselamatan pekerja serta kontinuitas pasokan energi nasional, langkah tanggap darurat langsung diaktifkan oleh pihak operator bersama otoritas terkait.
Adapun dalam laporan BNPB Papua Barat, telah melakukan upaya pembentukan sekat bakar (firebreak) di area perimeter untuk menahan laju persebaran api agar tidak merembet ke infrastruktur utama produksi gas.
Dalam merespons kendala medan darat yang membentang luas dan sulit dijangkau armada darat, BNPB juga telah memprioritaskan operasi pemadaman dari udara (water bombing).
Selain itu, koordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga disiapkan untuk skenario Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna memancing hujan buatan di atas wilayah terdampak.
(smr/wdh)





























