Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, pemimpin otoritas fiskal itu mengatakan pengembangan sistem tersebut juga bakal diarahkan untuk dapat mengetahui potensi kewajiban pajak yang belum dibayarkan oleh masing-masing perusahaan.

Selain itu, lewat integrasi tersebut memungkinkan pihaknya untuk dapat membandingkan aktivitas perusahaan dalam beberapa tahun dengan kewajiban pajak yang telah dilaporkan. Sehingga ia dapat mengidentifikasi perusahaan yang memiliki potensi kekurangan pembayaran pajak dan kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pada awal dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya mengungkapkan LNSW mengembangkan sistem yang dapat diarahkan untuk mendeteksi praktik under-invoicing atau pelaporan nilai transaksi yang lebih rendah dari nilai sebenarnya.

Sampai saat ini, pengembangan sistem tersebut akan terus dilakukan agar analisis tidak berhenti pada data agregat, tetapi mampu mendeteksi transaksi secara lebih rinci.

"Ini belum final. [Tapi] nanti akan ketahuan dibelakangnya siapa yang melakukan pembelian tidak tercatat. Atau beli barang dari perusahaan-perusahaan. Itu akan kami kejar," terangnya. 

"Saya pengen lihat lebih detail. Mereka bisa deteksi ship by ship basis. Jadi, kapal-kapal yang di situ bisa dilacak di sana seperti apa. Jadi, tidak akan meleset," pungkasnya. 

(lav)

No more pages