Logo Bloomberg Technoz

Deretab Bursa Saham Asia dibuka menguat i.a.,  KOSPI (Korea Selatan), KOSDAQ (Korea Selatan), TW Weighted Index (Taiwan), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), PSEi (Filipina), Topix (Jepang), NIKKEI 225 (Jepang), CSI 300 (China), Shanghai Composite (China), dan Shenzhen Comp. (China), yang dibuka di zona hijau.

Sementara itu, Straits Times (Singapura), Hang Seng (Hong Kong), dan KLCI (Malaysia) tertekan di zona merah.

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Rabu (9/9/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, sentimen membaik seiring meredanya kekhawatiran erupsi Gunung Anak Krakatau setelah sejumlah bandara kembali beroperasi, sementara penguatan tembaga, minyak, dan batubara turut menopang saham berbasis komoditas.

“Secara teknikal, IHSG kembali mendekati resistance 6.700 dengan momentum yang masih positif. Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguji dan berkonsolidasi di area 6.600–6.700,” papar BRI Danareksa, 

Breakout 6.700 membuka peluang menuju 6.755, sementara level 6.600 menjadi support terdekat.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MBMA, LSIP, dan ERAA.

Namun di samping itu, Phintraco Sekuritas menyebut, berdasarkan tools FedWatch milik CME Group, kontrak berjangka Fed Funds Rate saat ini memperhitungkan adanya peluang sebesar 59% Bank Sentral AS/ The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan tanggal 15-16 September. 

Pasar juga harus menghadapi kembali memanasnya ketegangan perdagangan antara AS dan Kanada. Tarif balasan dari Kanada terhadap produk-produk AS senilai sekitar US$20 miliar mulai berlaku pada Selasa (8/9/2026) setempat. 

Harga minyak mentah yang ditutup menguat lebih dari 2% (8/9/2026) sehingga minyak Brent pepet level US$100/barel, akibat konflik di Timur Tengah yang memanas, juga menghantui IHSG.

“Penguatan harga minyak Brent mendekati level US$100/barel membuat defisit APBN 2026 kembali berpotensi melebar karena jauh di atas asumsi harga minyak US$70/barel,” mengutip analisis Phintraco pagi hari ini.

Selain itu, jika harga minyak bertahan di level tinggi dalam waktu lama, berpotensi akan mendorong tekanan inflasi di domestik.

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TOWR, AMMN, MDKA, MBMA, COCO, dan INDY. 

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya Bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya harga minyak mentah, nikel dan tembaga serta aksi beli investor asing berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.620–6.555 dan resistance 6.750–6.820,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham TLKM, DSNG, TAPG, ERAA, ENRG, dan MEDC.

Adapun Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, didorong oleh positifnya harga komoditas, rupiah yang lebih stabil, serta mulai kembali masuknya dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MYOR, DSSA, dan RAJA.

(fad)

No more pages