Logo Bloomberg Technoz

PLTA Batang Toru Jadi Peaker, Target COD Tidak Terdampak El Niño

Sabrina Mulia Rhamadanty
09 September 2026 09:00

PLTA Batang Toru milik PT North Hydro Sumatera Energy (NSHE) di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
PLTA Batang Toru milik PT North Hydro Sumatera Energy (NSHE) di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimistis fenomena iklim El Niño tidak akan mengganggu pengisian air maupun operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru karena statusnya sebagai peaker atau PLTA yang beroperasi saat pemakaian listrik mencapai beban puncak.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi meyakini ketersediaan air di daerah aliran sungai (DAS) setempat masih mencukupi kebutuhan pembangkit tersebut.

“Masih tetap bisa ya meskipun dia ada kekeringan yang El Niño ini saya rasa masih cukup ya karena itu kan status [PLTA] peaker,” jelas Eniya saat ditemui usai rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Selasa (8/9/2026).

PLTA Batang Toru milik PT North Hydro Sumatera Energy (NSHE) di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Eniya menambahkan jadwal operasi komersial atau commercial operation date (COD) Batang Toru telah disesuaikan menjadi Oktober akibat adanya insiden banjir dan longsor di Sumatra pada November 2025.

“Perkiraan September ini bisa masuk [air ke dam], tetapi kayaknya kalau pun enggak, COD-nya kan sudah diamandemen menjadi Oktober karena force majeure kemarin,” ungkap Eniya.