Logo Bloomberg Technoz

Mars Ega mengklaim hingga saat ini perseroan mendapatkan respons positif dari masyarakat ihwal kualitas B50.

Call center kami juga terus memonitor atas komplain-komplain yang terjadi dan alhamdulillah sampai dengan saat ini tidak ada komplain yang signifikan dari sisi pengguna B50 khususnya untuk di sektor ritel,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Mars Ega juga mengungkapkan terdapat 17 TBBM milik perseroan yang berada di sekitar alur sungai, yang saat ini rawan mengalami penurunan tinggi air gegara fenomena El Niño.

Mars Ega menyatakan perseroan bersama otoritas terkait bakal mencari solusi agar pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, tetapi dia menegaskan hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh PPN sendiri.

“Terdapat 17 terminal BBM Pertamina Patra Niaga yang berada di dalam alur sungai yang rawan pendangkalan. Tentunya ini kita harus bersama-sama nanti memberikan solusi agar layanan kepada masyarakat,” kata Mars Ega.

“Tentunya kami Pertamina Patra Niaga tidak bisa sendirian untuk menjaga agar alur-alur sungai di terminal-terminal BBM ini dapat kita kendalikan atau setidaknya jangan sampai mengganggu pasokan BBM termasuk pasokan FAME di wilayah-wilayah tersebut,” tegas dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiani Dewi mengatakan implementasi mandatori B50 secara penuh akan berlaku pada Oktober 2026. 

“Masih ada satu bulan lagi persiapan untuk full B50. Kalau dari Pertamina sudah hampir 90% dan kalau dari keseluruhan kan ada BU swasta juga, itu kira-kira 80%-an,” kata Eniya saat ditemui di Gedung Parlemen Senayan, Senin (31/8/2026).

Eniya menjelaskan target capaian keseluruhan sebesar 80% tersebut telah berhasil direalisasikan pada akhir Agustus.

Menurutnya, Kementerian ESDM terus memperketat pengawasan melalui kegiatan pemantauan dan evaluasi secara berkala agar implementasi B50 berjalan dengan cermat dan minim kendala.

“Jadi kita lihat nanti sebulan lagi terus kita tetap melakukan pengawasan, ini monitoring dan evaluasinya kita perbanyak gitu karena kita ingin persiapkan B50 secara cermat ya. Untuk Agustus, keseluruhan B50 sudah 80%-an ya,” tambahnya.

Ihwal jangkauan distribusi ke kawasan timur Indonesia, Eniya menegaskan Kementerian ESDM telah mencermati kelancaran di setiap titik serah.

Dia mengonfirmasi penyaluran oleh Pertamina telah menjangkau wilayah timur Indonesia, mengingat jangkauan distribusinya yang sudah mendekati kapasitas maksimal serta keterbatasan jumlah titik serah di daerah tertentu seperti Papua.

“Titiknya ya kita cermati sampai, tetapi Pertamina kan penyaluran sudah 90%, jadi kemungkinannya sih sudah sampai [di Indonesia bagian timur]. Kalau Papua kan hanya ada satu titik serah,” jelasnya.

Berdasarkan data PT PPN, berikut 17 TBBM di alur sungai yang rawan alami pendangkalan:

1. LPGT Pangkalan Susu
2. FT Sei Siak
3. FT Tembilahan
4. FT Jambi
5. FT Pulau Baai
6. IT Palembang
7. IT Pangkal Balam
8. IT Pontianak
9. FT Sintang
10. FT Sanggau
11. FT (S) Ketapang
12. FT (S) Tg Pandan
13. IT Sampit
14. FT Pulang Pisau
15. IT Banjarmasin
16. FT (S) Berau
17. IT Samarinda

(azr/ros)

No more pages