Logo Bloomberg Technoz

Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Latin:

ASY-HADU ALLA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN 'ABDUHU WA ROSULUH, ALLOHUMMAJ'ALNII MINATTAWWAABIINA WAJ'ALNII MINAL MUTATHOHHIRIIN.

Artinya:

Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagai orang yang bersuci.

Bacaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebersihan secara fisik. Isi doanya juga mengingatkan seorang Muslim mengenai pentingnya menjaga kebersihan hati dan memperbanyak taubat kepada Allah SWT.

Karena itu, doa setelah wudhu dapat menjadi amalan yang dilakukan secara rutin setelah selesai bersuci. Waktu membacanya adalah setelah seseorang menyelesaikan wudhu dengan sempurna.

Dalil Doa Setelah Wudhu

Anjuran membaca doa setelah wudhu bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu riwayat yang menjadi dasar amalan tersebut adalah hadis dari Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu 'anhu.

Dalam hadis riwayat Tirmidzi yang disebutkan telah dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani, Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan bagi orang yang menyempurnakan wudhunya kemudian membaca bacaan tersebut.

Berikut teks hadis yang menjadi dasar anjuran tersebut:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ »

Artinya:

Siapa yang berwudhu dengan memperbagus wudhunya, lalu ia mengucapkan 'ASY-HADU ALLA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN 'ABDUHU WA ROSULUH, ALLOHUMMAJ'ALNII MINATTAWWAABIINA WAJ'ALNII MINAL MUTATHOHHIRIIN', dengan ia membacanya melainkan akan dibukakan baginya delapan pintu surga, ia akan masuk lewat pintu mana saja yang ia mau.

Hadis tersebut menunjukkan adanya keutamaan yang besar bagi seorang Muslim yang menyempurnakan wudhunya dan melanjutkannya dengan membaca doa tersebut.

Makna yang Terkandung dalam Doa

Ilustrasi berwudhu (Envato)

Jika diperhatikan, doa setelah wudhu memiliki beberapa bagian penting. Setiap bagian mengandung pesan yang berkaitan dengan keimanan dan usaha seorang Muslim dalam memperbaiki diri.

Beberapa kandungan utama dalam doa tersebut antara lain:

  1. Mengakui keesaan Allah SWT

Bagian awal doa berisi kesaksian bahwa tidak ada sesembahan yang benar selain Allah SWT. Kalimat tersebut menegaskan tauhid dan keyakinan bahwa Allah tidak memiliki sekutu.

  1. Bersaksi tentang kerasulan Nabi Muhammad SAW

Doa tersebut juga memuat kesaksian bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan hamba dan utusan Allah SWT. Hal ini menjadi bagian penting dari keimanan seorang Muslim.

  1. Memohon menjadi orang yang bertaubat

Seorang Muslim juga memohon agar termasuk golongan yang senantiasa bertaubat. Permohonan ini menjadi pengingat bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan perlu terus kembali kepada Allah SWT.

  1. Memohon menjadi orang yang bersuci

Bagian akhir doa berisi permohonan agar seseorang termasuk golongan yang menjaga kesucian. Maknanya berkaitan dengan upaya menjaga kebersihan sekaligus kesucian diri dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Keutamaan Membaca Doa Setelah Wudhu

Membaca doa setelah wudhu bukan sekadar kebiasaan yang dilakukan setelah membasuh anggota tubuh. Amalan tersebut memiliki dasar dari sunnah Nabi Muhammad SAW dan mengandung doa yang berkaitan langsung dengan keimanan serta kesucian diri.

Keutamaan yang disebutkan dalam hadis adalah dibukakannya delapan pintu surga bagi orang yang berwudhu dengan baik kemudian membaca doa tersebut. Orang itu disebut dapat masuk melalui pintu mana saja yang dikehendakinya.

Pesan tersebut menunjukkan besarnya keutamaan yang dikaitkan dengan amalan setelah bersuci. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak melewatkan kesempatan membaca doa tersebut setelah menyelesaikan wudhu.

Selain mengandung permohonan, bacaan ini juga dapat menjadi pengingat agar aktivitas bersuci tidak berhenti pada membersihkan anggota tubuh. Seorang Muslim juga diingatkan untuk terus memperbaiki diri melalui taubat dan menjaga kesucian.

Kapan Doa Dibaca?

Doa tersebut dibaca setelah wudhu selesai dilakukan. Setelah seluruh rangkaian wudhu disempurnakan, seorang Muslim dapat membaca bacaan tersebut sebagai amalan yang dianjurkan.

Agar lebih mudah diamalkan secara rutin, umat Islam dapat menghafalkan bacaan Arab beserta artinya. Memahami maknanya juga dapat membantu seseorang menghayati isi doa ketika membacanya.

Secara sederhana, urutannya dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Melaksanakan wudhu dengan menyempurnakan setiap tahapnya.

  2. Setelah selesai, membaca dua kalimat syahadat yang terdapat dalam doa.

  3. Melanjutkan dengan permohonan agar termasuk orang yang bertaubat.

  4. Mengakhiri bacaan dengan permohonan agar termasuk orang yang bersuci.

Wudhu dengan demikian bukan hanya menjadi persiapan sebelum ibadah, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk mengingat Allah SWT. Doa yang dibaca setelahnya memperkuat kembali kesadaran seorang Muslim mengenai tauhid, kerasulan, taubat, dan kesucian.

Dengan mengetahui bacaan, arti, serta dasar anjurannya, umat Islam dapat mengamalkan doa setelah wudhu dengan lebih memahami makna yang terkandung di dalamnya. Amalan sederhana setelah bersuci tersebut menjadi bagian dari upaya mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW sekaligus memohon kebaikan kepada Allah SWT.

(seo)

No more pages

Artikel Terkait