BNPB menyebut selain tiga kabupaten tersebut, paparan abu vulkanik juga terjadi di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, Banten, dan Lampung.
"Memang di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Lampung, semuanya terpapar abu vulkanik," ujarnya.
Suharyanto mengatakan, BNPB telah mengirimkan tim pendahulu sebanyak 10 personel untuk memantau kondisi di lapangan. Tim tersebut akan memantau perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus dampaknya terhadap masyarakat.
BNPB juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait untuk memantau perkembangan situasi. Hingga saat ini, belum ada pemerintah kabupaten maupun provinsi terdampak di Banten dan Lampung yang menetapkan status kedaruratan.
Di sisi lain, BNPB mulai mendistribusikan bantuan logistik dasar dan masker bagi masyarakat terdampak. Pemerintah juga melakukan operasi modifikasi cuaca di sekitar DKI Jakarta, Banten, dan Lampung untuk membantu mengurangi paparan abu vulkanik.
"Mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca yang dilakukan hari ini hingga malam nanti dapat membantu mewujudkan kondisi daerah dan cuaca yang lebih baik."
(ibn/ell)


























