Logo Bloomberg Technoz

Hal itu dikarenakan masih adanya catatan gempa dengan frekuensi rendah dan juga hibrid, harmonik, serta tremor yang masih terekam. Sehingga, jenis kegempaan tersebut menunjukkan pergerakan atau pelepasan fluida vulkanik dalam sistem gunung api.

"Meskipun demikian, waktu, besar, dan bentuk erupsi berikutnya tidak dapat dipastikan secara tepat. Karena itu, evaluasi dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan perubahan seluruh parameter pemantauan," paparnya.

Adapun, erupsi tersebut juga telah menyebabkan sejumlah Bandar Udara ditutup sementara, seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Raden Inten II Lampung, hingga Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta Timur.

Berdasarkan citra satelit BMKG, Sebaran abu vulkanik juga tercatat telah sampai ke sejumlah wilayah di Banten, Jabodetabek, Lampung, hingga Bengkulu. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di luar ruangan.

"Arah sebaran abu ini sangat dipengaruhi oleh arah kecepatan angin pada berbagai ketinggian," kata dia. "Oleh sebab itu, arah sebaran abu dapat berubah dalam waktu relatif singkat dan harus diperbarui berdasarkan kondisi meteorologi terkini. "

(ibn/ell)

No more pages