Bubarkan 700 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Bisa Rp100 T
Azura Yumna Ramadani Purnama
31 August 2026 14:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bakal kembali menutup sekitar 700 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 31 Desember 2026, setelah sebelumnya telah menutup sekitar 290 perusahaan pelat merah.
Kepala Negara menyatakan, BUMN yang ditutup merupakan perusahaan yang tidak menguntungkan, tidak memiliki kinerja baik, hingga merugi.
Dia menargetkan jumlah BUMN yang ada di Indonesia bakal menjadi 250 perusahaan, usai penutupan tersebut dilakukan.
“Dalam kurang dua tahun pemerintah yang saya pimpin kita telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan, yang tidak berkinerja baik, yang rugi, kita tutup,” kata Prabowo dalam penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, ditayangkan secara daring, Senin (31/8/2026).
“Pemerintah yang saya pimpin, 31 Desember 2026, kami akan menutup paling sedikit 700 lagi, mungkin nanti tinggal 250 BUMN,” tegas Kepala Negara.

































