Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Soal Utang Whoosh: Skema Masih Digodok

Pramesti Regita Cindy
28 August 2026 19:40

Presiden Prabowo Subianto menggunakan Whoosh dalam kunjungan kerja ke Jawa Barat (Dok. BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menggunakan Whoosh dalam kunjungan kerja ke Jawa Barat (Dok. BPMI Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pihaknya hingga saat ini masih menggodok perihal model bisnis pengelolaan kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. 

Kendati demikian, Purbaya memastikan bakal melibatkan setidaknya dua Special Mission Vehicle (SMV) dalam pengelolaan untuk Whoosh ke depannya.

"Kita masih godok bentuk [skema]-nya yang paling pas seperti apa. Kita bisa melibatkan beberapa SMV dari Kementerian Keuangan. Tapi belum saya umumkan, karena belum tahu [akan seperti apa]," kata Purbaya di Kemenkeu, Jumat (28/8/2026). 


SMV di bawah Kemenkeu sendiri meliputi PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI); PT Sarana Multigriya Finansial (SMF); Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) / Indonesia Eximbank; PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII); PT Geo Dipa Energi (GDE); Lembaga Manajemen Asset Negara (LMAN); Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) hingga Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Namun, satu hal yang pasti Purbaya memastikan bahwa penyerahaan pengelolaan Whoosh dari BPI Danantara kepada Kemenkeu dilakukan pada 15 September 2026.