Logo Bloomberg Technoz

ARCI juga mencatat arus kas keluar dari aktivitas pendanaan sebesar US$34,62 juta. Salah satu penggunaan kas dalam aktivitas tersebut adalah pembayaran dividen tunai sebesar US$30 juta.

Dari sisi operasional, produksi emas ARCI melalui PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) mencapai sekitar 60 kilo ons (Koz) pada semester I-2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1,87 ton emas.

Sebagai perbandingan, produksi emas ARCI sepanjang 2025 mencapai 122 Koz atau sekitar 3,79 ton. Dengan demikian, produksi pada enam bulan pertama 2026 telah mencapai sekitar 49% dari realisasi produksi sepanjang tahun lalu.

ARCI juga mencatat kenaikan persediaan bijih emas yang tersedia untuk diproses. Per 30 Juni 2026, nilai stockpiles bijih emas dalam aset lancar mencapai US$66,07 juta, meningkat dari US$52,83 juta pada akhir 2025.

Di tengah peningkatan kinerja tersebut, ARCI tetap menjalankan belanja modal untuk pengembangan tambang. Belanja modal pada semester I-2026 tercatat sebesar US$58,77 juta, dengan sebagian besar dialokasikan pada segmen penambangan emas.

(dhf)

No more pages