Bursa Asia Bersiap Menguat Jelang Rilis Laporan Keuangan Nvidia
News
26 August 2026 07:00

Toby Alder - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham di Asia diproyeksikan menguat seiring penurunan harga minyak bumi yang meredakan kekhawatiran atas inflasi serta menekan imbal hasil (yield) obligasi. Di saat yang sama, para pelaku pasar tengah menantikan rilis kinerja keuangan Nvidia Corp untuk mendapatkan petunjuk baru terkait prospek industri kecerdasan buatan (AI).
Kontrak berjangka (futures) indeks saham Australia, Jepang, dan Korea Selatan seluruhnya mencatat kenaikan setelah kebangkitan saham produsen semikonduktor memutus tren penurunan tujuh hari berturut-turut yang dialami Nvidia menjelang pengumuman hasilnya pada Rabu malam. Sementara itu, futures saham AS terpantau stabil setelah indeks Nasdaq 100 ditutup menguat 0,6% dan indeks S&P 500 naik 0,3%.
Minyak mentah AS melanjutkan penurunannya pada awal perdagangan di Asia menyusul munculnya harapan pemulihan arus pasokan energi melalui Selat Hormuz setelah Iran dan Oman membahas kerangka kerja sementara. Melandainya harga minyak turut mendorong penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun sebesar tujuh basis poin pada Selasa (25/8), sementara indeks kekuatan dolar AS mencatatkan penurunan.
Pelemahan harga minyak memberikan sedikit dorongan positif bagi pasar setelah tekanan inflasi yang persisten dan tingginya imbal hasil obligasi sempat membebani selera risiko investor. Para pemodal kini mengalihkan fokus pada laporan keuangan Nvidia serta pidato Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh di simposium Jackson Hole untuk mencari sinyal apakah reli saham berbasis AI dapat kembali menemukan momentumnya dan ke mana arah suku bunga akan melangkah.


























