Aset kripto relatif berseberangan dengan pasar saham di Amerika Serikat dimana investor global tengah menyorot lonjakan yield surat utang AS efek kekhawatiran terhadap inflasi dan pemerintahan Trump yang boros.
Laju positif seputar aset kripto tak lepas dari 'angin segar' yang dihembuskan Presiden Donald Trump, yang bertemu dengan para pemimpin industri kripto. Situasi yang meningkatkan optimisme pasar.
Dukungan terhadap pasar datang dari unggahan investor kawakan Ray Dalio. Pendiri Bridgewater Associates mengungkap saran diversifikasi investasi, bahkan menyebut pergesaran portofolio ke emas dan "sedikit" Bitcoin.
Ray Dalio mengungkap 'kocok ulang' investasi dan menguraikan kepemilikan obligasi.
“Pendorong utamanya adalah Departemen Keuangan AS menggandakan pembelian kembali obligasi berjangka panjang, yang menekan imbal hasil jangka panjang dan meningkatkan selera terhadap aset berisiko secara luas,” kata Rachael Lucas, analis di BTC Markets.
“Short squeeze” juga tak lepas dari dorongan kenaikan harga Bitcoin, ungkap Adam Morgan McCarthy, sebelumnya, yang merupakan peneliti utama di LO:TECH asal Inggris.
Untuk diketahui nyaris US$2,5 miliar dari posisi jual dengan leverage pada Bitcoin dan US$4,5 miliar di seluruh aset kripto telah dilikuidasi dalam tiga hari terakhir, menurut data Coinglass.
Taruhan bearish pada ETF dari BlackRock juga telah terus meningkat sepanjang tahun ini, dengan short interest sebagai persentase dari float yang beredar pada dana US$55 miliar tersebut melonjak menjadi sekitar 3%, menurut data dari S3.
(red)




























