Kenaikan harga emas global tersebut turut mengerek harga logam mulia di pasar domestik.
Setelah ditutup pada level Rp2.746.000 per gram pada Sabtu (22/8/2026) pagi, harga emas Antam berpotensi mengalami koreksi ke level support pertama Rp2.726.000 per gram dan support kedua Rp2.600.000 per gram.
Sebaliknya, jika bergerak naik, harga dapat menyentuh resistance pertama Rp2.764.000 per gram hingga menguji target mingguan Rp2.864.000 per gram.
“Jadi kesimpulannya kalau harga logam mulia pekan depan itu ditransaksikan di Rp2.600.000 sampai di Rp2.864.000,” kata dia.
Ibrahim turut memamaprkan bahwa tren penguatan harga emas dan logam mulia didorong oleh eskalasi konflik geopolitik, kebijakan fiskal Amerika Serikat, serta lonjakan permintaan emas fisik pada kuartal ketiga.
Dari ranah geopolitik, ketegangan di Timur Tengah kian memanas seiring rencana Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran pada Senin mendatang. Kebijakan ini turut memicu kekhawatiran karena China—sebagai pengimpor 80% minyak mentah Iran—berpotensi ikut terdampak.
Selain itu, potensi penutupan jalur perdagangan di Selat Hormuz oleh Iran serta keterlibatan Turki pasca serangan Israel ke wilayah Suriah semakin memperkeruh situasi pasar. Di kawasan Eropa Timur, konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina yang belum mereda juga terus menambah ketidakpastian global.
Faktor pendorong utama lainnya berasal dari kebijakan ekonomi domestik Amerika Serikat. Lonjakan utang pemerintah mendorong Kementerian Keuangan AS meningkatkan volume buyback obligasi jangka panjang (tenor 10 dan 30 tahun) dari US$2 miliar menjadi US$4 miliar, bahkan berpotensi menembus lebih dari US$4 triliun.
Langkah buyback tersebut menekan tingkat yield obligasi AS, sehingga mendorong para investor untuk mengalihkan dana mereka ke instrumen aset aman atau safe haven seperti emas.
“Sehingga ini dimanfaatkan oleh para investor untuk kembali melakukan pembelian terhadap ini, ya, terhadap apa, logam mulia, ya, sebagai safe haven,” pungkas dia.
(smr/wep)


























