Sebanyak 365 saham menguat, dan 147 saham melemah. Sementara, 200 saham tidak bergerak.
Untuk perdagangan hari ini, Kamis (20/8/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, pasar merespons keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate tetap di level 5,75% sesuai ekspektasi, sementara keputusan FTSE menunda penambahan konstituen baru Indonesia hingga Desember 2026 menjadi perhatian terhadap potensi foreign flow.
“Kami memproyeksikan IHSG bergerak terbatas di kisaran 6.330–6.490. Secara teknikal, terbentuk shooting star di area resistance 6.490 setelah dua kali rejection di zona 6.400–6.450, mengindikasikan potensi konsolidasi atau profit taking lanjutan,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Namun, IHSG berhasil bertahan di atas MA20 dengan MACD yang tetap positif, sehingga bias jangka pendek belum berubah menjadi bearish. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada dampak FOMC Minutes terhadap yield US Treasury, dolar AS, dan appetite investor terhadap aset berisiko.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BULL, IATA, dan SSIA.
Lebih jauh, melansir Phintraco Sekuritas, seperti yang diestimasikan pasar, RDG Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate pada level 5,75% selama dua bulan berturut-turut.
Suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility masing–masing tetap di level 4,75% dan 6,5%. Keputusan ini sesuai dengan upaya Bank Indonesia memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah, menjaga inflasi pada kisaran target Bank Indonesia, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Bank Indonesia mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam kisaran 4,9%–5,7% year–on–year pada tahun 2026. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan didukung oleh implementasi berbagai program stimulus Pemerintah dan keyakinan pelaku ekonomi yang terjaga. Kredit perbankan tumbuh 13,58% yoy pada Juli 2026, meningkat dari 12,67% yoy pada Juni 2026 sebelumnya.
Perkembangan positif tersebut didukung oleh kebijakan makroprudensial longgar yang terus ditempuh melalui optimalisasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong peningkatan kredit perbankan ke sektor prioritas.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham ERAA, ELSA, MEDC, ENRG, dan ACES.
CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing dan tekanan jual di saham BYAN paska perseroan membantah kabar yang beredar berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.355–6.315 dan resistance 6.435–6.470,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham TINS, MEDC, SSIA, PWON, BRPT, dan DSNG.
Lain halnya, Panin menyematkan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, kembali naiknya harga minyak.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BULL, JSMR, dan RATU.
(fad)




























