Logo Bloomberg Technoz

BNI Perkuat Layanan Digital bagi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong


Dok. BNI
Dok. BNI

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperluas dukungan layanan perbankan digital bagi mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan ke Hong Kong. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan finansial mahasiswa telah dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani studi di luar negeri.

Inisiatif tersebut mencakup pembukaan rekening, aktivasi aplikasi wondr by BNI, layanan multicurrency, hingga penyediaan kartu debit khusus hasil kolaborasi dengan Persatuan Pelajar Indonesia Hong Kong (PPI-HK). Melalui ekosistem layanan ini, mahasiswa memperoleh akses transaksi yang lebih mudah, aman, dan efisien selama tinggal di Hong Kong.

Perseroan menilai perpindahan ke luar negeri untuk menempuh pendidikan bukan hanya memerlukan kesiapan akademik, tetapi juga kesiapan dalam mengelola keuangan. Karena itu, berbagai layanan perbankan telah disiapkan sejak mahasiswa masih berada di Indonesia.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan perseroan ingin memberikan kemudahan bagi mahasiswa Indonesia sejak awal proses keberangkatan hingga mereka menjalani kehidupan akademik di negara tujuan.

"Kami ingin mahasiswa Indonesia dapat memulai perjalanan studinya dengan lebih tenang karena kebutuhan finansialnya telah dipersiapkan sejak di Tanah Air. BNI menghadirkan ekosistem layanan yang memudahkan mereka membuka rekening, mengakses layanan perbankan digital, hingga bertransaksi di luar negeri secara lebih praktis dan aman," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Fasilitasi layanan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Pre-Departure Gathering 2026, yang menjadi ajang pembekalan bagi mahasiswa Indonesia sebelum berangkat ke Hong Kong.

Pada kegiatan tersebut, BNI membantu peserta melakukan pembukaan rekening, aktivasi aplikasi wondr by BNI, serta proses registrasi layanan wondr multicurrency yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi dalam berbagai mata uang.

Selain memperoleh layanan perbankan, mahasiswa juga mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan pribadi selama menempuh pendidikan di luar negeri. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan layanan digital untuk kebutuhan transaksi harian hingga pengelolaan anggaran secara lebih terencana.

Menurut BNI, edukasi keuangan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian mahasiswa ketika tinggal di negara lain. Dengan pemahaman yang memadai mengenai layanan perbankan digital, mahasiswa diharapkan dapat mengelola kebutuhan finansial secara lebih efektif.

Kolaborasi dengan PPI Hong Kong

Dukungan BNI tidak berhenti pada tahap persiapan sebelum keberangkatan. Setelah mahasiswa tiba di Hong Kong, layanan perbankan juga diperkuat melalui kehadiran kantor cabang BNI Hong Kong.

Melalui jaringan tersebut, mahasiswa akan memperoleh Kartu Debit Multicurrency Co-Branding PPI-HK yang dikembangkan bersama Persatuan Pelajar Indonesia Hong Kong.

Kartu debit tersebut telah terintegrasi dengan layanan digital BNI sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan transaksi internasional, mulai dari pembayaran hingga akses layanan perbankan lainnya.

Keberadaan kartu khusus tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas ekosistem layanan keuangan bagi diaspora Indonesia yang tinggal maupun menempuh pendidikan di luar negeri.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan kerja sama dengan organisasi mahasiswa Indonesia di Hong Kong menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat layanan bagi warga negara Indonesia di berbagai negara.

"Kolaborasi dengan PPI-HK menjadi bagian dari komitmen BNI untuk terus memperkuat layanan bagi diaspora Indonesia di berbagai negara," kata Okki.

Perseroan memandang mahasiswa Indonesia merupakan bagian dari diaspora yang memiliki kebutuhan layanan keuangan berbeda dibandingkan nasabah domestik. Karena itu, penyediaan layanan multicurrency dan akses transaksi lintas negara menjadi salah satu fokus pengembangan BNI.

Penguatan jaringan internasional tersebut juga sejalan dengan transformasi BNI sebagai bank milik negara yang terus memperluas layanan berbasis digital. Perseroan berupaya menghadirkan pengalaman perbankan yang terintegrasi bagi nasabah, baik di dalam maupun luar negeri.

BNI menyebut pengembangan layanan internasional juga mendukung arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia yang mendorong peningkatan daya saing perusahaan nasional melalui inovasi layanan dan digitalisasi.

Melalui transformasi tersebut, BNI berupaya menghadirkan solusi keuangan yang semakin relevan bagi berbagai segmen masyarakat Indonesia, termasuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.

Perseroan berharap layanan yang telah dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan dapat membantu mahasiswa menjalani aktivitas akademik tanpa terkendala urusan perbankan maupun transaksi keuangan sehari-hari.

Dengan dukungan pembukaan rekening, aplikasi wondr by BNI, layanan multicurrency, serta kartu debit co-branding bersama PPI-HK, mahasiswa Indonesia di Hong Kong diharapkan dapat menikmati pengalaman transaksi yang lebih praktis, aman, dan efisien sepanjang masa studi mereka.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi BNI sebagai bank nasional yang terus mengembangkan ekosistem layanan keuangan digital bagi masyarakat Indonesia, termasuk diaspora dan pelajar yang beraktivitas di berbagai negara.