Logo Bloomberg Technoz

Apabila dilihat menurut negara dan kawasan impor, peningkatan nilai impor terjadi pada Chiba, Australia, kawasan ASEAN dan juga kawasan Uni Eropa. Sementara itu Ateng menyebut bahwa  impor dari Jepang mengalami penurunan.

Impor Juni 2026

Sementara itu, pada Juni tahun 2026, total nilai impor mencapai US$25,91 miliar atau meningkat sebesar 34,27% dibandingkan dengan Juni tahun 2025. 

“Nilai impor migas sebesar 4,56 miliar USD atau meningkat 105,15% secara tahunannya. Sedangkan untuk impor non-migas senilai 21,35 miliar USD mengalami peningkatan secara tahunan sebesar 25,05%,” kata Ateng.

Menurut Ateng, peningkatan nilai impor secara tahunan terutama didorong oleh peningkatan impor non-migas dengan andil peningkatan impor non-migas tersebut sebesar 22,17%. 

Menurut penggunaan, padaJuni tahun 2026, seluruh impor menurut golongan penggunaan mengalami peningkatan secara tahunannya.

Ia menyebut, nilai impor barang konsumsi pada bulan Juni tahun 2026 naik sebesar 17,46% dibandingkan dengan Juni tahun 2025. 

Sedangkan untuk nilai impor bahan baku penolong sebagai pendorong utama kenaikan impor naik secara tahunan cukup tinggi yaitu sebesar 38,94% dengan andil terhadap peningkatan impor sebesar 26,94%. 

Selain itu, Ateng menyebut nilai impor barang modal juga naik yaitu sebesar 26,53%.

(ell)

No more pages