Logo Bloomberg Technoz

Begini Cara Sederhana Orang Jepang Atur Keuangan Agar Tak Boros

Referensi
31 July 2026 14:40

Warga berjalan di depan toko Onitsuka Tiger Nippon Made di distrik Omotesando, Tokyo, Jepang, Rabu (10/6/2026). (Kiyoshi Ota/Bloomberg)
Warga berjalan di depan toko Onitsuka Tiger Nippon Made di distrik Omotesando, Tokyo, Jepang, Rabu (10/6/2026). (Kiyoshi Ota/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Metode pencatatan finansial tradisional asal Negeri Sakura kini kembali menarik perhatian masyarakat luas di tengah tantangan ekonomi global. Kakeibo menawarkan pendekatan unik untuk mengendalikan pengeluaran harian.

Banyak masyarakat modern kerap mengalami kesulitan dalam mengelola dana bulanan bukan karena minimnya pendapatan bulanan. Permasalahan utama sering kali bersumber dari akumulasi transaksi kecil yang luput dari pengawasan.

Hadir sebagai jawaban atas persoalan tersebut, Kakeibo mengajak setiap individu untuk merefleksikan kembali setiap uang yang dialokasikan. Metode klasik ini berfokus pada kesadaran penuh dalam berbelanja.


Dikembangkan sejak tahun 1904 oleh Hani Motoko, jurnalis perempuan pertama di Jepang, Kakeibo dirancang khusus untuk membantu mengelola anggaran rumah tangga secara efisien.

Menurut informasi yang dihimpun dari laporan Big Think, filosofi di balik Kakeibo bukan sekadar menuntut pemotongan anggaran secara drastis. Metode ini lebih mengutamakan pemahaman mendalam atas alasan finansial.