Logo Bloomberg Technoz

"Selain itu, keduanya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat transisi menuju energi bersih, mendorong investasi pada sektor-sektor strategis, serta memperkuat daya saing industri nasional sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan."

Menariknya, sebelum pertemuan keduanya, Teddy sendiri juga telah bertemu dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie di Gedung Sekretariat Kabinet, Senin (27/7/2026).

Salah satu agenda yang dibahas ialah kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk mendorong lahirnya motor listrik nasional.

"Pembahasan mencakup penguatan peran pengusaha daerah sebagai motor penggerak ekonomi nasional, pengembangan industri listrik, garmen, dan tekstil, serta dukungan terhadap agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional," tulis Sekretariat Kabinet dalam keterangan di media sosialnya, Senin sore. 

Selain itu, dalam pertemuan tersebut turut disoroti pula penguatan industri kendaraan listrik pascaperesmian pabrik bus dan mobil listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang oleh Presiden.

"Kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri nasional, menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional."

VKTR merupakan perusahaan produsen kendaran listrik yang dikhususkan untuk keperluan komersial seperti truk dan bus didirikan pada 2022. Perusahaan itu sebelumnya bernama PT Bakrie Steel Industries pada 2007 yang bergerak sebagai distributor kendaran komersial dan komponen logam.

Melansir laman resminya, pada 2022, perusahaan bertranformasi dan beralih ke segmen transportasi rendah emisi, dengan fokus bisnis pada perdagangan dan manufaktur kendaraan komersial listrik. 

Perusahaan dimiliki konglomerat ternama Indonesia, Bakrie Grup melalui PT Bakrie and Brothers Tbk yang menggenggam sebanyak 24,4% saham perseroan dan PT Bakrie Metal Industries yang menggenggam sebanyak 14,43%.

Pada 19 juni 2023, perusahaan memutuskan untuk melantai di Bursa Saham Indonesia dengan harga penawaran sebesar Rp100/saham. Total jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 8.750.000.000. Dengan demikian, perusahaan meraup dana sebesar Rp875 miliar.

Pada 2024, perusahaan mulai mengirimkan sebanyak 20 bus komersial untuk Transjakarta sebanyak 20 unit. Perusahaan juga telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah merek otomotif ternama seperti Komatsu, Mistubshi Fuso, hingga Toyota.

Saat ini, perusahaan tercatat telah memiliki sejumlah kendaraan komersil bus listrik Tidar; Carstenz; Arjuno; Ijen. Sementara untuk truk seperti Musi, Progo, Ombilin, Indragiri, Kapuas, dan Sambas.

Perusahaan juga tercatat memproduksi alat berat berbasis listrik seperti forklift listrik, electric loader, dan juga dump truck listrik.

(ain)

No more pages