Volume transaksi IHSG di tengah hari perdagangan sudah tercatat 18,67 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp11,11 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,13 juta kali diperjualbelikan.
Sebanyak 437 saham mengalami kenaikan, dan ada 192 saham melemah. Sedang 159 saham enggan bergerak.
Sejumlah sector saham menjadi penopang utama IHSG pada perdagangan Sesi I siang hari ini. Saham–saham barang baku, saham perindustrian, dan saham properti mencatatkan kenaikan paling tinggi, dengan masing–masing menguat 1,92%, 1,25% dan 1,24%.
Menguatnya IHSG merupakan efek langsung dari kenaikan sejumlah saham big caps. Berikut selengkap diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Jumat (31/7/2026).
- PT Astra International Tbk (ASII) menyumbang 8,18 poin
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyumbang 6,77 poin
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyumbang 5,87 poin
- PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menyumbang 1,86 poin
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyumbang 1,86 poin
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyumbang 1,64 poin
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang 1,55 poin
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyumbang 1,45 poin
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyumbang 1,4 poin
- PT Timah Tbk (TINS) menyumbang 1,2 poin
Mengutip riset Panin Sekuritas, investor mencermati penurunan harga minyak global seiring dengan laporan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz meningkat.
Di sisi lain, investor juga mencermati nilai tukar rupiah yang membaik serta mulai kembalinya inflow dana asing. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tengah berhasil menguat 0,17% di level Rp18.055/US$ di pasar spot.
(fad)
































