Logo Bloomberg Technoz

Ketahanan semacam itu telah meredakan kekhawatiran mengenai keberlanjutan gelombang belanja kecerdasan buatan (artificial intelligence), di mana produsen chip bergerak menuju bulan terburuk mereka sejak tahun 2002. Menyusul kuartal terbaik yang pernah dicapai kelompok tersebut, skeptisisme semakin meningkat mengenai apakah dana besar yang digelontorkan untuk AI akan sebanding dengan valuasi yang tinggi.

S&P 500's equal-weighted version hits all-time highs. (Sumber: Bloomberg)

“Kami mempertahankan pandangan yang konstruktif terhadap semikonduktor di tengah permintaan AI yang kuat, namun kami yakin divergensi kinerja sektoral baru-baru ini sejalan dengan pandangan kami bahwa ada lebih banyak cara untuk berpartisipasi dalam potensi kenaikan pasar daripada melalui rangkaian saham terkait AI yang terbatas,” ujar Ulrike Hoffmann-Burchardi dari UBS Chief Investment Office.

Penurunan tajam pada raksasa semikonduktor menyoroti betapa cepatnya sentimen berbalik terhadap salah satu perdagangan paling ramai di pasar. Hal ini juga menciptakan situasi yang penuh tantangan menjelang laporan laba dari sejumlah perusahaan berkapitalisasi mega. Microsoft Corp. dan Meta Platforms Inc. dijadwalkan melaporkan kinerja mereka pada hari Rabu, diikuti oleh angka-angka dari Apple Inc. dan Amazon.com Inc. pada hari Kamis.

Meskipun saham-saham mengalami pemulihan, bentuk pergerakan pada hari Selasa memberikan pukulan telak bagi strategi tertentu yang digunakan oleh para trader kuantitatif. Aksi jual simultan pada perusahaan chip dan lonjakan pada saham defensif membuat Indeks Dow Jones US Thematic Market Neutral Momentum — yang mengambil posisi long pada pemenang terbaru dan short pada kebalikannya — mengalami penurunan terbesar sejak bulan Februari.

Di tempat lain, obligasi pemerintah AS (Treasuries) naik untuk hari ketiga berturut-turut, didukung oleh penurunan tajam harga minyak seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah.

“Dampak minyak dari konflik terhadap inflasi energi utama bersifat langsung dan mendukung pandangan bahwa indeks harga konsumen mungkin telah mencapai puncaknya pada bulan Mei jika harga minyak tidak menembus level tertinggi baru,” kata Angelo Kourkafas dari Edward Jones. 

“Pembacaan inflasi konsumen dan produsen yang lunak pada bulan Juni memberikan waktu bagi The Fed untuk menilai bagaimana gangguan energi dan inflasi berkembang selama musim panas.”

Beberapa pergerakan utama di pasar:

Saham

  • S&P 500 naik 0,2% pada pukul 16.00 waktu New York
  • Nasdaq 100 turun 1%
  • Dow Jones Industrial Average naik 1%
  • MSCI World Index hampir tidak mengalami perubahan

Mata Uang

  • Bloomberg Dollar Spot Index hampir tidak mengalami perubahan
  • Euro naik 0,2% menjadi US$1,1388
  • Poundsterling Inggris hampir tidak mengalami perubahan di level $1,3288
  • Yen Jepang hampir tidak mengalami perubahan di level 163,87 per dolar

Mata Uang Kripto

  • Bitcoin turun 1,6% menjadi US$63.857,82
  • Ether turun 1,4% menjadi US$1.918,67

Obligasi

  • Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasuries) 10-tahun turun lima basis poin menjadi 4,60%
  • Imbal hasil 10-tahun Jerman turun tiga basis poin menjadi 3,10%
  • Imbal hasil 10-tahun Inggris turun lima basis poin menjadi 4,94%

Komoditas

  • Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 4,2% menjadi US$79,15 per barel
  • Emas spot turun 1,3% menjadi US$4.023,66 per ons.

(bbn)

No more pages