Bos Microsoft: Perusahaan Jangan Bergantung pada Satu Model AI
Redaksi
28 July 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Microsoft Satya Nadella mengingatkan perusahaan agar tidak bergantung sepenuhnya pada satu model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjadi risiko bagi keberlangsungan bisnis di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.
Nadella mengatakan perusahaan perlu membangun sistem yang mampu memanfaatkan berbagai model AI, alih-alih mengunci seluruh operasional pada satu penyedia layanan.
"Perusahaan yang mempercayakan seluruh kebutuhan AI mereka kepada satu laboratorium AI besar kemungkinan tidak akan bertahan," kata Nadella, seperti dikutip TechCrunch, melansir program Fareed Zakaria GPS di CNN, Selasa (29/7/2026).
Menurut Nadella, perusahaan sebaiknya memiliki lapisan sistem atau AI gateway yang dapat menghubungkan berbagai model AI sekaligus mengelola metadata, aturan bisnis, serta konteks penggunaan AI di dalam organisasi. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan akan lebih mudah beralih ke model AI lain apabila teknologi yang lebih baik muncul di kemudian hari.
Ia menilai bahwa perkembangan AI berlangsung sangat cepat sehingga tidak ada jaminan satu model akan selalu menjadi yang terbaik. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengadopsi dan mengintegrasikan berbagai model AI dinilai menjadi strategi yang lebih berkelanjutan.

































