Logo Bloomberg Technoz

Melalui dukungan sistem pembayaran yang terintegrasi serta langkah akseleratif BRIvolution Reignite, BRI pun memperkuat funding franchise melalui optimalisasi kanal digital guna membangun basis dana murah berbasis transaksi yang lebih solid. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan akuisisi dan pengelolaan transaksi nasabah, penguatan kemitraan dengan merchant, serta pengembangan ekosistem pembayaran di berbagai segmen usaha.

Sebagai informasi, penguatan transaksi digital dan funding tersebut turut menopang kinerja keuangan BRI secara keseluruhan hingga Triwulan I 2026. Tercatat, total aset BRI tercatat mencapai Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2% YoY.  

Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan, dengan ditopang oleh dana murah (CASA) konsolidasian yang tumbuh semakin solid. Hingga Maret 2026, BRI berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dari jumlah tersebut, CASA (konsolidasian) kian mendominasi hingga mencapai Rp1.058,6 triliun atau setara dengan 68,07% dari total DPK, meningkat dibandingkan 65,77% pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

(tim)

No more pages