Logo Bloomberg Technoz

Fitch mengatakan penurunan peringkat utang AS dari AAA ke AA+ mencerminkan adanya "erosi pada tata kelola" yang "terwujud pada kebuntuan batasan utang yang berulang-ulang dan resolusi hanya pada menit-menit terakhir." Hal itu terjadi setiap beberapa tahun sekali. Akibat kebijakan yang dibuatnya sendiri, AS kerap menghadapi prospek gagal bayar utang.

Ini berawal dari undang-undang yang dibuat tahun 1917, yang mengatur batasan nilai utang dalam dolar, atau plafon utang. Akibat UU tersebut, kenaikan atas plafon utang hanya dapat dilakukan atas persetujuan kongres dan presiden. Momok itu membayangi AS di paruh pertama 2023, ketika utang AS hampir menyentuh limitnya sebesar US$31,4 triliun. Para politisi mulai kehabisan waktu.

Kebuntuan itu pada akhirnya diselesaikan pada akhir Mei, akan tetapi kembali memicu ketidakpastian tentang komitmen para pemimpin politik AS untuk mengesampingkan retorika dan memenuhi pembayaran obligasi atas beban utang yang menggunung.

2. Apa yang dimaksud dengan AA+?

Rating AA+ berada satu level di bawah AAA, yang berarti AS tidak lagi memiliki apa yang didefinisikan Fitch sebagai "kualitas kredit tertinggi". Fitch juga mengatakan bahwa peringkat AA menunjukkan "ekspektasi risiko gagal bayar yang sangat rendah." Meskipun demikian, penurunan ini berarti AS tidak lagi memiliki "ekspektasi risiko gagal bayar terendah," seperti pada rating AAA. 

Selain itu, peringkat teratas diberikan hanya dalam kasus "kapasitas kuat yang luar biasa" untuk memenuhi komitmen finansial, lebih tinggi levelnya dibandingkan "kapasitan yang sangat kuat" yang tersemat pada peringkat AA. Secara global, Fitch dianggap sebagai perusahaan pemeringkat terkecil dari tiga terbesar yakni Moody's Investors Service dan S&P.

3. Bagaimana peringkat obligasi pemerintah?

Lembaga pemeringkat melakukan penilaian terhadap kekuatan keuangan suatu perusahaan termasuk pemerintah, dan menyematkan rating berdasarkan kemampuan mereka untuk membayar utang. Para investor mengandalkan peringkat tersebut saat membeli obligasi, dan penilaian mereka memainkan peran kunci dalam menentukan berapa banyak bunga yang harus dibayar peminjam atas dana yang diperoleh melalui pasar modal.

Akan tetapi, suku bunga acuan ditetapkan berdasarkan permintaan dolar AS, yang merupakan mata uang cadangan dunia, dan bagi Departemen Keuangan AS (US Treasuries) yang dijadikan acuan aset bebas risiko dunia. Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan dalam respon nya terhadap penurunan peringkat AS, bahwa langkah Fitch tersebut diputuskan secara "sewenang-wenang dan berdasarkan data yang sudah ketinggalan zaman", dan tidak akan mengubah pandangan investor terhadap utang pemerintah AS. 

Akan tetapi, imbal hasil obligasi 30 tahun naik ke level tertinggi dalam hampir sebilan bulan sebelum peringkat tersebut diturunkan, yakni saat AS bersiap untuk meningkatkan penjualan utang guna mendanai defisit anggaran yang makin melebar.

Pergerakan obligasi AS tenor 10 tahun pasca penurunan rating AS oleh Fitch. (Dok: Bloomberg)

4. Apa arti penurunan peringkat untuk pasar?

Ketika S&P memangkas peringkat utang AS pada 2011, langkah itu memunculkan kekhawatiran tentang ekonomi negara tersebut, dan kala itu Eropa berada di tengah krisis utang negara. Meski begitu, dampaknya tidak jangka panjang.

Dana para investor tetap mengalir ke aset-aset AS dan imbal hasil utang pemerintah menurun pada akhir tahun. Sebagian karena ekonomi AS terbukti menguat, sementara di saat yang sama, Uni Eropa sedang berjuang untuk melindungi mata uangnya.

Kali ini, pasar keuangan juga mengkhawatirkan ekonomi AS, tetapi fokusnya adalah pada siklus kenaikan suku bunga Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang paling agresif selama beberapa dekade untuk mengendalikan inflasi. Dalam hal ini, apa yang dilakukan oleh The Fed kemungkinan memiliki dampak yang jauh lebih besar pada suku bunga AS dibandingkan pemotongan peringkat oleh Fitch. Moody's masih memberi AS peringkat tertinggi, yang kini menjadi semakin penting setelah Fitch menurunkan peringkat.

5. Apa artinya penurunan ini bagi negara lain?

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Bloomberg, Australia, Jerman, Singapura, dan Swiss masih menempati peringkat utang teratas dari ketiga perusahaan pemeringkat. Fitch juga memberikan peringkat utang AA+ untuk Kanada, sementara China, negara dengan ekonomi terbesar kedua setelah AS, diberi peringkat A+.

Peringkat negara dapat dilihat sebagai limit dari seberapa tinggi penilaian sebuah perusahaan di negara tersebut, tetapi tidak untuk semua kasus. Jumlah perusahaan berperingkat AAA yang diberikan oleh paling tidak satu dari ketiga perusahaan pemeringkat terbesar terus menurun. Diantara yang memiliki peringkat tertinggi adalah Microsoft Corp. dan Johnson & Johnson.

Negara dengan peringkat AAA

(bbn)

No more pages