Sementara itu, HBA dengan nilai kalor 3.400 kcal/kg dipatok seharga US$41,91/ton. HBA untuk kalor rendah itu menguat 1,75% dibandingkan dengan periode kedua Juni 2026 sebesar US$41,19/ton.
Adapun, formula perhitungan HBA diatur sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 72 Tahun 2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batubara.
Berdasarkan regulasi ini, formula perhitungan HBA sesuai harga penjualan batu bara aktual perusahaan pertambangan batu bara di e-PNBP Minerba pada tanggal pengapalan Minggu kedua 2 bulan sebelumnya sampai dengan Minggu 1 bulan sebelumnya.
Berdasarkan HBA, selanjutnya dihitung Harga Patokan Batubara (HPB) yang dipengaruhi oleh kualitas batu bara, yaitu nilai kalor batu bara, kandungan air, kandungan sulfur, dan kandungan abu.
Nilai HBA Periode Pertama Juli 2026 yang berlaku untuk 1 Juli sampai dengan 15 Juli 2026 sebagai berikut:
- HBA (6.322 GAR): US$126,58/ton, naik 2,15% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$123,91/ton.
- HBA I (5.300 GAR): US$90,94/ton, naik 2,87% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$88,4/ton.
- HBA II (4.100 GAR): US$62,59/ton, naik 3,99% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$60,19/ton.
- HBA III (3.400 GAR): US$41,91/ton, naik 1,75% dibandingkan dengan HBA periode II Juni 2026 senilai US$41,19/ton.
(azr/wdh)






























