Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Transportasi Melambung di Juni 2026 dan Pemicunya

Mis Fransiska Dewi
01 July 2026 11:35

Ilustrasi Transportasi (Envato/diolah)
Ilustrasi Transportasi (Envato/diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Juni 2026 mencapai 1,79% dari awal tahun (ytd) atau inflasi sebesar 0,44% dibandingkan bulan Mei 2026. Salah satu penyumbang terbesarnya adalah sektor transportasi.

Pada Juni 2026, inflasi bulanan sektor transportasi mencapai 2,29% dan memiliki andil 0,28%. Komoditas yang dominan mendorong inflasi ini ada bensin dengan andil 0,21%; tarif angkutan udara dengan andil 0,05% dan oli mesin dengan andil 0,01%.

“Inflasi bensin dipicu oleh kenaikan harga beberapa BBM non subsidi. Sementara kenaikan tarif angkutan udara didorong meningkatnya permintaan seiring periode liburan sekolah pada Juni ini,” ungkap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/7/2026).


Ateng menambahkan jika dibandingkan secara tahunan (yoy) kelompok transportasi mengalami inflasi 4,57% dengan andil mencapai 0,55% dari inflasi Juni 3,34% (yoy).

“Inflasi pada kelompok ini terutama didorong oleh bensin, tarif angkutan udara, mobil, motor dan juga pelumas atau oli mesin,” tambah Ateng.