Tidak ada jadwal yang diuraikan untuk peninjauan atau implementasi tersebut, kata sumber tersebut.
Adnoc menolak memberikan komentar.
OSP yang diusulkan untuk Upper Zakum, Das, dan Umm Lulu akan memudahkan perbandingan harga relatif dari jenis minyak tersebut dengan varietas lain seperti Oman dan Al-Shaheen, yang biasanya juga diperdagangkan berdasarkan patokan Dubai di pasar spot.
Perubahan tersebut, jika diimplementasikan, dapat mendukung rencana Adnoc untuk meningkatkan produksi dan pengiriman minyak mentahnya setelah Uni Emirat Arab keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Mei.
Adnoc termasuk di antara produsen Teluk Persia yang paling sukses dalam mengirimkan minyak mentah melalui Selat Hormuz selama beberapa bulan terakhir perang, termasuk dengan taktik-taktik curang seperti mematikan transponder.
Perusahaan ini juga menjual puluhan juta barel minyak mentah siap kirim di pasar spot, sambil mendesak pembeli kontrak berjangka panjang untuk mengambil minyak mereka dari dalam wilayah Teluk dalam upaya menjaga agar ekspor tetap lancar.
(bbn)




























