Meski langkah ini dapat membuka jalan bagi penjualan ke lebih banyak tujuan, volume keseluruhan akan tetap berada dalam kuota yang ditetapkan oleh pemerintah.
China memerintahkan kilang-kilang minyak utamanya untuk menangguhkan ekspor solar dan bensin guna memprioritaskan keamanan bahan bakar nasional pada awal Maret, hanya beberapa hari setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.
Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz telah meningkat sejak Washington dan Teheran menandatangani kesepakatan damai sementara pada pertengahan Juni, di mana lebih banyak kapal bermuatan minyak keluar dari kawasan Teluk Persia dan kapal tanker kosong tiba untuk mengangkut muatan baru.
Pencabutan pembatasan oleh Beijing mungkin akan mendatangkan volume yang lebih besar ke Asia, di mana beberapa negara telah menghadapi kelangkaan bahan bakar, melonjaknya biaya, antrean di SPBU, dan pembatalan penerbangan.
Pemasok regional lainnya seperti Korea Selatan juga mulai meningkatkan ekspor dalam upaya untuk mendahului pasar sebelum aliran pasokan dari Timur Tengah kembali normal.
(bbn)





























