Terakhir, Guntur mengatakan apa yang dilakukan Jokowi sebelumnya pernah diteliti oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto dalam disertasinya. Kala itu, Hasto meneliti bahwa Jokowi membangun identitas kepemimpinannya sebagai perpaduan segitiga populisme otoriter (the triangle of authoritarian populism).
“Ini memadukan feodalisme dengan mempersepsikan dirinya sebagai seorang raja; populisme dengan membagi-bagi amplop dan sembako untuk menarik rakyat; dan karakter Machiavelianisme yang menempatkan kekuasaan sebagai segala-galanya,” ujar dia.
Dalam foto yang beredar, Jokowi nampak duduk di kursi khusus sambil kakinya menginjak kepala kerbau berwarna hitam, dengan sejumlah bulu pada bagian mulut berwarna putih. Kepala kerbau tersebut kemudian menjadi polemik karena dikaitkan dengan logo PDIP yaitu kepala banteng dengan moncong warna putih.
(dov/frg)































