Logo Bloomberg Technoz

Gempa bumi berkekuatan 7,2 dan 7,5 skala Richter (SR) yang dahsyat itu terjadi dalam selang waktu satu menit pada Rabu malam, merobohkan bangunan-bangunan dan merusak parah bandara internasional utama negara tersebut. Masyarakat di seluruh negeri dengan panik mencari kerabat yang hilang, sementara media sosial dipenuhi foto-foto dan permohonan informasi. 

Oposisi politik Venezuela telah membuat situs web untuk melacak orang-orang yang hilang sebagai upaya paralel terhadap upaya pemerintah, dan situs tersebut menunjukkan bahwa ada lebih dari 60.000 orang yang belum ditemukan. Angka tersebut jauh melebihi perhitungan resmi pemerintah.

Badan Survei Geologi AS (USGS) menyatakan bahwa “korban jiwa dalam jumlah besar serta dan kerusakan skala besar” kemungkinan terjadi setelah gempa bumi dengan magnitudo sebesar ini, dengan perkiraan jumlah korban tewas melebihi 10.000 orang. 

Pihak berwenang pada akhir pekan menyebutkan bahwa 13 rumah sakit termasuk di antara lebih dari 1.420 fasilitas infrastruktur yang rusak, yang juga mencakup lebih dari 380 gedung dan 25 pusat perbelanjaan.

Namun, perkiraan PBB menunjukkan bahwa kerusakan tersebut bahkan lebih luas lagi. Hampir dua juta bangunan terdampak gempa tersebut, yang menyebabkan kerugian langsung sebesar US$6,7 miliar, menurut Program Pembangunan PBB (UNDP). 

Kerugian ekonomi tersebut setara dengan sekitar 6% dari produk domestik bruto (PDB) gabungan lima negara bagian yang paling parah terdampak, termasuk Caracas dan pusat gempa di Yaracuy. Kerugian total akibat tragedi ini, yang mencakup kerugian ekonomi tidak langsung, diperkirakan bisa mencapai tiga kali lipat dari angka tersebut, demikian temuan laporan tersebut. 

Delcy Rodríguez mengerahkan pasukan ke seluruh wilayah La Guaira pada hari Jumat setelah menetapkan daerah tersebut sebagai zona bencana. Wilayah pesisir ini berbatasan dengan ibu kota Caracas dan menjadi lokasi Bandara Internasional Simón Bolívar yang merupakan bandara utama negara tersebut, yang mengalami kerusakan parah.

Banyak tempat mengalami pemadaman listrik, air, dan pasokan gas di tengah gempa susulan yang terus berlanjut. Fasilitas minyak Venezuela, bagaimanapun, tampaknya beroperasi secara normal, meskipun satu terminal pemuatan di dekat pusat gempa mengalami kerusakan.

Sebaran titik kerusakan gempa Venezuela.

Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah dan perusahaan minyak milik negara Petróleos de Venezuela SA turun di seluruh kurva imbal hasil untuk hari kedua berturut-turut di tengah kekhawatiran terkait dampak ekonomi dari tragedi tersebut. Obligasi negara yang jatuh tempo pada 2027 memperpanjang kerugiannya sebesar satu sen lagi pada hari Jumat, turun menjadi sekitar 48 sen per dolar AS, level terendah sejak April, menurut data harga indikatif yang dikompilasi oleh Bloomberg.

Chevron Corp., produsen minyak swasta terkemuka di Venezuela, menyatakan bahwa operasional bisnisnya tetap berjalan dan seluruh karyawannya telah teridentifikasi.

Sebagian besar pelabuhan tetap beroperasi, meskipun beberapa kegiatan pemuatan minyak ditangguhkan di terminal El Palito di negara bagian Carabobo, menurut laporan pelayaran yang dilihat oleh Bloomberg.

Jenderal Marinir AS Kevin Jarrard tiba di Caracas pada Jumat dini hari untuk membantu mengoordinasikan tim pencarian dan penyelamatan serta upaya penilaian kerusakan, menurut pernyataan dari Komando Selatan AS. 

Pada Jumat sore, Jorge Rodríguez mengatakan tim penyelamat dari AS, Meksiko, El Salvador, Swiss, dan Kolombia telah dikerahkan di Venezuela. Pihak berwenang sedang menunggu kedatangan bantuan tambahan dari Spanyol, Barbados, Panama, dan India.

Pemerintah akan membentuk dana rekonstruksi awal sebesar US$200 juta dengan memanfaatkan sumber daya dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membiayai perbaikan infrastruktur, rumah sakit, dan perumahan, kata Rodríguez pada Kamis di televisi pemerintah. Para pejabat lantas tengah membahas dana tambahan untuk mendukung para korban, sementara bank-bank milik negara dan swasta akan mengaktifkan jalur kredit khusus bagi mereka yang kehilangan usaha atau pekerjaan.

Gempa Venezuela. dok: Bloomberg

Warga Caracas berduyun-duyun datang ke supermarket di tengah kekhawatiran akan kelangkaan pangan, sementara antrean panjang terbentuk di pompa bensin. Titik-titik tenda darurat bermunculan di seluruh kota, termasuk di Parque del Este, karena warga khawatir akan gempa susulan atau kerusakan struktural pada rumah mereka.

Bencana ini bakal bebani perekonomian Venezuela yang bergantung pada minyak, yang saat ini sudah berjuang menghadapi salah satu tingkat inflasi tertinggi di dunia serta pemadaman listrik yang berulang. 

Hal ini juga menjadi tantangan baru bagi Rodríguez, yang mengambil alih kepemimpinan pemerintahan yang sangat tidak populer setelah AS menangkap Nicolás Maduro pada awal tahun ini. 

Departemen Keuangan AS pada hari Kamis mengeluarkan izin yang mengizinkan semua transaksi terkait upaya bantuan gempa di Venezuela yang seharusnya dilarang oleh sanksi.

Rodríguez juga mengatakan pada hari Jumat bahwa Starlink menyediakan layanan internet gratis bagi warga yang terdampak gempa, sambil mengucapkan terima kasih kepada Elon Musk dalam sebuah postingan di X.

(bbn)

No more pages