Logo Bloomberg Technoz

Akademisi Ramal BI Tak Naikkan Suku Bunga Acuan, Ini Alasannya

Redaksi
18 June 2026 08:50

Suasana keramaian di depan kantor Bank Indonesia, Jakarta. Dok: Dimas Ardian/Bloomberg
Suasana keramaian di depan kantor Bank Indonesia, Jakarta. Dok: Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) termasuk keputusan terkait suku bunga siang nanti. YB Suhartoko, Dosen Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya mengatakan paling tidak ada 3 pertimbangan BI untuk tidak menaikkan suku bunganya.

“Untuk besok kemungkinan besar BI tidak akan menaikkan suku bunga, karena 3 hal yg dilakukan BI sebelumnya, yaitu menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin, menaikkan suku bunga SRBI dan menurunkan biaya hedging,” katanya saat dihubungi oleh Bloomberg Technoz, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, hal ini cukup efektif untuk membuat mata uang Garuda kembali mencatatkan penguatan di level kurang dari Rp 18.000 per dolar AS.


Suhartoko menyebut saat ini masyarakat dan investor sudah membaca keseriusan BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar, sehingga capital outflow tertahan bahkan mungkin terjadi inflow.

“Selain itu menurunnya eskalasi perang Iran melawan AS dan Israel serta telah dibukanya selat Hormuz telah mengurangi ketidakpastian dan risiko, sehingga rupiah diperkirakan kemungkinan menguat kembali.” katanya.