"Investor saat ini terbelah antara yang melihat IPO SpaceX sebagai puncak reli luar biasa pasar saham dan yang menganggapnya sebagai perubahan paradigma dalam cara pasar menilai saham bertumbuh," kata Managing Director Seda Experts Craig Coben.
Harga Minyak Turun
Di pasar komoditas, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah sekitar 4% ke kisaran US$84 per barel.
Harga minyak bergerak lebih rendah sepanjang sesi perdagangan setelah muncul laporan bahwa AS dan Iran semakin dekat menandatangani kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G7 pekan depan.
Seorang pejabat AS mengatakan peluang kesepakatan ditandatangani kini mencapai sekitar 80%-85%, meski belum sepenuhnya pasti.
"Pasar masih memperhitungkan kemungkinan tercapainya kesepakatan meskipun terdapat perbedaan rancangan kesepakatan dan serangan drone yang masih berlangsung," kata Kepala Strategi Komoditas Global RBC Capital Markets Helima Croft.
Dari sisi ekonomi, data sentimen konsumen Amerika Serikat yang dirilis University of Michigan menunjukkan hasil lebih baik dari perkiraan.
Indeks awal sentimen konsumen meningkat pada Juni untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir seiring penurunan harga bensin yang memberikan sedikit ruang bagi masyarakat AS yang tengah menghadapi lonjakan inflasi.
Ekonom Kepala AS Pantheon Samuel Tombs mengatakan penurunan ekspektasi inflasi jangka menengah mengurangi sebagian tekanan terhadap Federal Reserve.
Meski optimisme terhadap kesepakatan damai meningkat, media pemerintah Iran IRNA melaporkan Teheran tidak akan mengembalikan status Selat Hormuz seperti sebelum perang dan tetap menuntut kompensasi terkait konflik yang terjadi.
Kepala Strategi Pasar Corpay Karl Schamotta menilai pasar tetap perlu berhati-hati terhadap prospek kesepakatan tersebut.
Namun menurutnya, pembukaan kembali Selat Hormuz, meskipun hanya bersifat sementara, berpotensi meredakan tekanan inflasi global dan memberi ruang bagi bank-bank sentral untuk menempuh kebijakan moneter yang tidak terlalu agresif.
Adobe Tertekan
Di antara saham individual, Adobe Inc. merosot 6,8% setelah perusahaan perangkat lunak tersebut mengumumkan Chief Financial Officer Dan Durn akan meninggalkan perusahaan untuk bergabung dengan Marvell Technology Inc.
Kabar tersebut muncul setelah sebelumnya Chief Executive Officer Adobe juga mengumumkan pengunduran dirinya pada awal tahun ini.
"Pada dasarnya Anda memiliki perusahaan anggota S&P 500 yang beroperasi tanpa CEO dan CFO. Sulit mengingat ada perusahaan S&P 500 lain yang pernah berada dalam situasi seperti ini," tulis trader Jefferies Jeffrey Favuzza dalam catatannya.
Pekan depan, perhatian investor akan tertuju pada rapat pertama Federal Reserve di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh.
Kenaikan harga energi dalam beberapa waktu terakhir membuat pelaku pasar mulai memperkirakan langkah kebijakan berikutnya dari bank sentral AS adalah menaikkan suku bunga pada awal tahun depan.
Ekonom Wells Fargo yang dipimpin Tom Porcelli memperkirakan Federal Open Market Committee (FOMC) akan mempertahankan nada netral dalam pertemuan tersebut.
"Kami memperkirakan FOMC akan menyampaikan nada netral di bawah kepemimpinan Warsh, dengan penghapusan bahasa yang cenderung dovish namun tanpa sinyal pengetatan yang jelas," tulis mereka.
(bbn)



























