Logo Bloomberg Technoz

Meski demikian, para pelaku pasar tetap mencermati sejumlah risiko yang berpotensi membatasi ruang penguatan IHSG. Salah satunya berasal dari penurunan Indeks Keyakinan Konsumen menjadi 120,9 pada Mei 2026, level terendah sejak September tahun lalu, yang mencerminkan melemahnya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan bahwa, sentimen eksternal kembali membayangi pasar setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyusul serangan terbaru Amerika Serikat terhadap Iran.

Pilarmas menilai eskalasi konflik tersebut berpotensi memperburuk tekanan inflasi global, terutama melalui kenaikan harga energi dan pupuk yang pada akhirnya dapat mendorong kenaikan biaya transportasi, logistik, serta harga pangan.

"Dengan adanya kenaikan inflasi Amerika, kami melihat potensi The Fed menaikkan tingkat suku bunga akan semakin terbuka lebar di tahun ini," tulis Pilarmas dalam risetnya.

Terkait kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan mengalami pelemahan terbatas dengan area support di level 5.740 dan resisten pada 6.100. Menurut Pilarmas, reli yang terjadi dalam beberapa hari terakhir masih berisiko menghadapi tekanan apabila sentimen eksternal kembali mendominasi pergerakan pasar.

(dhf)

No more pages