Logo Bloomberg Technoz

DSI Mau Tarik Biaya Ekspor SDA, Penambang Minta Adil & Transparan

Sabrina Mulia Rhamadanty
09 June 2026 10:50

Danantara Lanjutkan Investasi di Mekkah, Hingga Naikkan Investasi Energi Demi AI. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Danantara Lanjutkan Investasi di Mekkah, Hingga Naikkan Investasi Energi Demi AI. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menilai penarikan margin keuntungan dalam skema ekspor sumber daya alam (SDA) oleh PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) merupakan hal yang dapat dimaklumi.

Namun, Perhapi menekankan pentingnya transparansi agar kebijakan tersebut tidak mencekik kelangsungan hidup para produsen komoditas yang terdampak kebijakan ekspor satu pintu.

Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono menyatakan, sebagai lembaga yang menjalankan skema ekspor satu pintu tersebut, DSI memang membutuhkan dana operasional. Dana tersebut dinilai wajar jika diambil dari margin keuntungan penjualan ekspor.


"Terkait dengan penentuan margin, dapat dimaklumi jika pihak DSI pun memerlukan dana untuk operasionalnya yang dapat diambil dari sebagian margin keuntungan dari penjualan ekspor komoditas SDA tersebut," ujar Sudirman saat dihubungi, Selasa (9/6/2026). 

Tongkang batubara selama proses bongkar muat./Bloomberg-Ben Kilb

Meski dianggap wajar, Sudirman mengingatkan agar besaran margin yang ditetapkan harus mengacu pada regulasi yang berlaku, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA) Strategis.