Bahkan pesaing terberat Apple Watch pun, Google, kini sudah bergerak lebih maju mengikuti tren dengan perilisan FitBit Air dengan harga tidak sampai Rp2 juta.
Tantangan jam tangan pintar Apple
Cerita masa lalu yang indah memang telah Apple raih lewat kemunculan jam tangan pintar, tepatnya 11 tahun lalu. Apple watch diakui telah menjadi pendorong sektor perangkat jam canggih dengan penjualan US$100 miliar (sekitar Rp1.779 triliun).
Inovasinya saat itu menjadi alternatif bagi perangkat Garmin untuk pengguna luar ruang, ditambah eksperimental Apple Watch pada fitur kesehatan.
Apple hadir dengan pendekatan fashion dengan keunggulan layar OLED, yang kemudian terus berkembang menjadi perangkat tahan air untuk kegiatan seperti berenang.
Apple Watch juga jadi titik tolak pengembangan ekspansi perusahaan ke kacamata pintar, earbud yang berfokus pada AI, serta perangkat wearable lainnya.
Tantangan ke depan adalah kembali berinovasi pasar perangkat wearable kesehatan dan kebugaran dengan akurasi data serta serta rekomendasi berarti untuk memperbaiki kondisi tubuh.
Mark Gurman menilai Apple perlu secara agresif memperluas jangkauan di luar jam tangan pintar tradisional sebelum pesaing mendefinisikan ulang kategori tersebut tanpa kehadirannya.
Dengan kekuatan dalam hal silikon, sensor, desain industri, dan rekayasa material, Apple tentu punya bekal dalam pengembangan gelang dan cincin tanpa layar tanpa perlu meniru produk yang sudah ada di pasar.
Butuh kemuan dalam merombak misi pengembangan software, apalagi jika melihat fitur Health yang hingga ini belum banyak berubah. Mark Gurman bahkan melabeli Health sebagai fitur kaku dan berantakan.
Berbeda dengan Whoop dan Aura yang mampu mengubah data menjadi rekomendasi untuk penggunanya dengan tujuan memperbaiki kesehatan. Seolah menjadi pertarungan yang tidak seimbang untuk Health dari Apple.
Namun tampaknya perusahaan asal Cupertino, California, AS itu tengah mendorong perubahan secara lebih luas, seperti diungkap VP Senior Layanan Apple Eddy Cue, yang juga menggunakan produk dari Oura dan Whoop.
Apple telah menjajaki kategori perangkat wearable tambahan dan inisiatif kesehatan berbasis AI yang lebih canggih, meskipun sedikit upaya yang tampaknya mendekati realisasi. Salah satunya perangkat pendukung kesehatan berbasis AI, Mulberry.
(red)






























