Dalam sistem terbaru tersebut, pengguna berusia 5 hingga 12 tahun akan otomatis menggunakan akun Roblox Kids.
Pada tipe akun ini, fitur komunikasi dimatikan secara default dan pengguna hanya dapat mengakses konten dengan label Minimal atau Mild.
Sementara itu, pengguna berusia 13 hingga 15 tahun akan menggunakan Roblox Select. Pengguna pada kategori ini hanya dapat mengakses konten hingga klasifikasi Moderate. Sedangkan untuk fitur percakapan atau chat memerlukan persetujuan dari orang tua.
“Kami ingin membantu orang tua memiliki kontrol lebih besar terhadap aktivitas digital anak di platform Roblox,” lanjut Roblox.
Roblox menyebut peluncuran ini sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital.
Langkah tersebut juga diklaim menjadi bagian dari kepatuhan terhadap regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital melalui PP TUNAS.
Selain penerapan sistem verifikasi usia, Roblox juga mengembangkan fitur kontrol orang tua yang lebih luas. Supaya, wali dapat memantau aktivitas akun anak, mengatur akses konten, hingga mengelola fitur komunikasi di dalam platform.
(ain)































