Pemegang saham menunjuk Sharif Cicip Sutardjo sebagai Komisaris Utama. Sosok senior dengan pengalaman lebih dari empat dekade ini dinilai memiliki kapasitas kuat dalam kepemimpinan strategis dan tata kelola korporasi.
VKTR juga mengangkat Dr. Ing. Ilham A. Habibie sebagai Komisaris. Kehadiran Ilham diharapkan memperkuat perspektif teknologi, industrialisasi nasional, dan inovasi dalam pengembangan kendaraan listrik komersial.
Anindya N. Bakrie tetap menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama. Peran ini dinilai penting untuk memastikan kesinambungan arah strategis Perseroan dan memperkuat sinergi dengan ekosistem bisnis Kelompok Usaha Bakrie.
Pada jajaran Direksi, A. Ardiansyah Bakrie ditunjuk sebagai Direktur Utama. Sebelumnya ia menjabat sebagai CEO VKTR dan memiliki pengalaman luas di sektor infrastruktur, teknologi, dan transformasi digital.
Kinerja 2025 Jadi Fondasi Percepatan 2026
Selain Ardiansyah, pemegang saham juga menunjuk Mochammad Yana Aditya, S. Erika Mouna Hamizar, dan Indah Permatasari Saugi sebagai Direktur. Penambahan ini ditujukan untuk memperkuat aspek operasional, transformasi bisnis, tata kelola, serta komunikasi korporasi.
Dengan perubahan tersebut, VKTR berharap dapat meningkatkan kapasitas organisasi dalam menghadapi pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional yang semakin kompetitif.
Direktur Utama VKTR A. Ardiansyah Bakrie menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan merupakan fondasi utama untuk mempercepat transformasi bisnis Perseroan.
“VKTR meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan industri mobilitas berbasis teknologi. Oleh karena itu, dengan susunan Kepengurusan Perseroan yang baru akan mempercepat transformasi Perseroan dan semakin menegaskan posisi VKTR sebagai pemimpin industri kendaraan listrik nasional yang berbasis inovasi dan tata kelola yang kuat.”
Sepanjang 2025, VKTR mencatat peningkatan penjualan kendaraan listrik sebesar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini mencerminkan meningkatnya adopsi kendaraan komersial listrik di pasar domestik.
Perseroan juga menyelesaikan pengiriman 50 unit bus listrik untuk Transjakarta dari total pesanan 80 unit. Sisa pengiriman telah diselesaikan pada kuartal pertama 2026.
Hingga April 2026, armada kendaraan listrik produksi VKTR telah menempuh lebih dari 17 juta kilometer. Operasional tersebut diperkirakan telah mengurangi emisi karbon hingga 15 ribu ton CO2.
Kontribusi ini berasal dari lebih dari 170 unit kendaraan yang telah beroperasi di berbagai sektor strategis, baik layanan publik maupun sektor non-publik.
VKTR menilai pencapaian tersebut menjadi bukti nyata peran Perseroan dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi Indonesia. Perseroan juga terus memperkuat kapasitas produksi dan pengembangan infrastruktur pendukung.
Sebagai emiten kendaraan listrik komersial pertama di Bursa Efek Indonesia, VKTR berkomitmen menjadi national champion dalam industri kendaraan listrik nasional.
Dengan kepengurusan baru dan fundamental bisnis yang semakin solid, VKTR optimistis dapat mempercepat transisi energi serta mendorong industrialisasi kendaraan listrik secara berkelanjutan di Indonesia.
Anggota Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Sharif Cicip Sutardjo
- Wakil Komisaris Utama: Anindya Novyan Bakrie
- Komisaris: Dr. Ing. Ilham A. Habibie
- Komisaris Independen: Dr. Dino Patti Djalal
- Komisaris Independen: The Lord Aamer Ahmad Sarfraz
Anggota Direksi
- Direktur Utama: Anindra Ardiansyah Bakrie
- Direktur: Mochammad Yana Aditya
- Direktur: S. Erika Mouna Hamizar
- Direktur: Valentinus Bimo Kurniatmoko
- Direktur: Achmad Amri Aswono Putro
- Direktur: Dino Ahmad Ryandi
- Direktur: Indah Permatasari Saugi
(tim)






























